Jakarta

12 Perilaku Turis yang Dianggap Tak Sopan di Jepang, Nomor 7 Sering Terjadi

Zainal Abidin | 1 November 2025, 18:00 WIB
12 Perilaku Turis yang Dianggap Tak Sopan di Jepang, Nomor 7 Sering Terjadi

AKURAT JAKARTA - Berlibur ke Jepang memang menyenangkan, tapi kamu perlu tahu bahwa perilaku turis di Jepang sangat diperhatikan oleh masyarakat setempat.

Jepang dikenal dengan budaya disiplin dan sopan santunnya yang tinggi.

Hal-hal kecil seperti berbicara keras, makan sembarangan, atau duduk tidak pantas di tempat umum bisa dianggap menyalahi etika publik.

Baca Juga: Tiketnya Hanya Rp 10 Ribu! Maja Fest 2025 Menghadirkan Wali hingga Niel Band, Cek Tanggal dan Lokasinya di Sini

Meski tampak sepele, tindakan ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga lokal.

Melansir Japan Today dan GaijinPot, berikut 12 perilaku turis di Jepang yang sering dianggap tidak sopan oleh masyarakat setempat:

1. Berbicara keras di tempat umum

Di kereta, bus, atau tempat umum, berbicara terlalu keras dianggap tidak sopan.

Orang Jepang menghargai ketenangan, jadi sebaiknya tahan obrolan panjang hingga kamu keluar dari kendaraan.

Baca Juga: Jangan Lupa! Ngatmombilung, Aftershine, hingga Sekar Rimba Bakal Meriahkan Pentas Borobudur Akhir Pekan Ini, Gratis

2. Sikap tidak sopan di transportasi umum

Jangan melepas sepatu, makan, atau menaruh kaki di kursi kereta.

Transportasi umum di Jepang dianggap ruang bersama, bukan tempat bersantai.

Baca Juga: Gemi Coffee Supply, Surga Baru Pecinta Kopi di Tengah Margonda

3. Menghalangi jalan di area ramai

Hindari berhenti tiba-tiba di trotoar atau di depan toko.

Jika perlu melihat peta atau ponsel, menepilah agar tidak mengganggu pejalan lain.

Baca Juga: DESIK Intimate Concert Digelar di Asram Edupark pada 7 November 2025: Yura Yunita, Sal Priadi, Fanny Soegi, hingga Batas Senja, Ini Harga Tiketnya

4. Menggunakan parfum beraroma kuat di restoran

Di Jepang, aroma makanan dianggap bagian penting dari pengalaman makan.

Parfum menyengat bisa dianggap mengganggu, terutama di restoran sushi.

Baca Juga: Berani Coba? 5 Destinasi Wisata Ekstrem Dunia yang Uji Nyali dan Ketahanan Tubuhmu

5. Duduk tidak sopan di tempat umum

Duduk dengan kaki melebar atau disilangkan terlalu lebar di kereta dianggap tidak sopan.

Duduklah dengan rapi dan tidak memakan ruang orang lain.

Baca Juga: Gesrek Festival 2025: Perpaduan Konser Musik dan Sound Horeg Pertama di Jakarta, Hadirkan 30 Musisi Lintas Genre, Cek Tanggal dan Lokasinya!

6. Berbicara di telepon di kereta

Di Jepang, berbicara di telepon di transportasi umum dianggap tidak sopan.

Gunakan ponsel hanya untuk mengetik pesan atau browsing.

Baca Juga: Jogja Menyapa #6 Digelar di Teras Malioboro Beskalan pada 7-8 November, Hadirkan Aftershine hingga Kohi Sekai, Gratis!

7. Membuang sampah sembarangan

Karena sedikit tempat sampah umum, masyarakat Jepang membawa pulang sampah sendiri.

Ikuti kebiasaan ini agar tidak dinilai jorok.

Baca Juga: Wisata Tanam Mangrove di TWA Angke Kapuk, Seru dan Penuh Edukasi

8. Bersikap tidak hormat di kuil

Kuil dan tempat suci bukan tempat bermain atau bermesraan.

Jaga perilaku dan gunakan akal sehat saat berkunjung.

Baca Juga: Catat! Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) Digelar di Balai Kartini pada 6–9 November 2025, dari Modest Fashion Show hingga Talkshow & Workshop

9. Tidak menghormati kursi prioritas

Kursi prioritas diperuntukkan bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Jika kamu sehat, lebih baik hindari duduk di sana.

Baca Juga: Mimaru Hotel Mangga Besar, Sensasi Liburan ke Jepang Tanpa Perlu Jauh-jauh ke Negeri Sakura

10. Masuk ke area terlarang

Jangan melanggar batas akses di kuil, taman, atau lokasi pribadi.

Jika ingin tahu lebih dalam, ikutlah tur resmi yang disediakan.

Baca Juga: Dari Heritage ke Modern, Inilah 5 Kafe Dekat Titik Nol Yogyakarta yang Bikin Kamu Makin Enggan Pulang

11. Memotret tanpa izin

Hormati privasi orang lain dan tanda larangan foto.

Jika ragu, lebih baik bertanya terlebih dahulu sebelum mengambil gambar.

Baca Juga: Ingat! Iksan Skuter Hari Ini Konser di Sumedang dan Besok di Cirebon, Rangkaian Tour Bertajuk Raya Daendels Tour 2025

12. Duduk di lantai kereta

Duduk di lantai dianggap tidak sopan dan mengganggu penumpang lain.

Jika kursi penuh, lebih baik berdiri dengan tertib.

Baca Juga: Kemenpar Siapkan Paket Wisata dan Diskon Transportasi untuk Libur Nataru Lewat Kampanye #DiIndonesiaAja

Menghormati budaya lokal bukan hanya bentuk sopan santun, tapi juga cara menunjukkan empati terhadap nilai-nilai masyarakat Jepang.

Dengan mematuhi etika ini, kamu bisa menikmati liburan dengan nyaman sekaligus meninggalkan kesan baik bagi warga setempat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.