Sejarah Ilmu Kimia dalam Pelajaran Kimia Kelas 10

AKURAT JAKARTA - Sejarah kimia dimulai sejak manusia pertama kali mulai memahami dan memanfaatkan bahan-bahan di sekitarnya.
Berikut adalah beberapa tahapan penting dalam perkembangan kimia:
Zaman Kuno (Alkimia)
Kimia bermula dari alkimia, praktik kuno yang dilakukan oleh para alkemis di Mesir, Mesopotamia, India, dan Tiongkok.
Baca Juga: 5 Langkah Daftar CPNS 2024, Simak Jadwal Lengkapnya Jangan Sampai Ada yang Terlewat
Para alkemis mencoba mengubah logam biasa menjadi emas dan mencari "obat mujarab" untuk kehidupan yang abadi.
Meskipun banyak ide mereka berdasarkan konsep yang tidak ilmiah, alkimia memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan laboratorium kimia dan berbagai teknik eksperimental seperti distilasi dan kristalisasi.
Era Ilmu Kimia Modern (Abad ke-17 hingga ke-18)
Kimia mulai dipandang sebagai ilmu yang lebih formal pada abad ke-17. Robert Boyle (1627-1691) dikenal sebagai salah satu bapak kimia modern.
Dalam bukunya "The Sceptical Chymist" (1661), Boyle menolak teori elemen klasik (air, api, tanah, udara) dan memperkenalkan konsep tentang atom dan molekul sebagai partikel penyusun materi.
Pada abad ke-18, Antoine Lavoisier (1743-1794) memainkan peran penting dalam perkembangan ilmu kimia.
Ia dikenal sebagai "bapak kimia modern" karena berhasil menetapkan hukum kekekalan massa dan mengidentifikasi serta menamai banyak elemen, seperti oksigen dan hidrogen.
Lavoisier juga mengembangkan metode kuantitatif untuk eksperimen kimia, yang menjadi dasar kimia modern.
Perkembangan Teori Atom (Abad ke-19)
John Dalton mengembangkan teori atom modern pada awal abad ke-19, yang menyatakan bahwa semua materi terdiri dari atom yang tak terpisahkan dan berbeda-beda untuk setiap elemen.
Dmitri Mendeleev (1834-1907) menyusun tabel periodik unsur pertama pada tahun 1869 berdasarkan sifat kimia dan fisika unsur, yang memungkinkan prediksi unsur-unsur yang belum ditemukan.
Kimia Modern (Abad ke-20 dan Ke-21)
Abad ke-20 menyaksikan kemajuan besar dalam kimia dengan penemuan mekanika kuantum, yang memberikan pemahaman mendalam tentang struktur atom dan molekul.
Marie Curie (1867-1934) dan Ernest Rutherford (1871-1937) mengembangkan studi radioaktivitas, sementara Linus Pauling (1901-1994) memperluas pemahaman tentang ikatan kimia.
Perkembangan terbaru dalam kimia mencakup nanoteknologi, biokimia, dan kimia lingkungan, yang terus memperluas pemahaman kita tentang dunia molekuler.
Baca Juga: Mempelajari Konsep Wilayah dan Perwilayahan dalam Pelajaran Geografi Kelas 12
Dengan memahami sejarah kimia, siswa dapat mengapresiasi bagaimana konsep-konsep dasar yang dipelajari di kelas 10 berkembang dari ide-ide awal yang sederhana menjadi ilmu yang kompleks dan menyeluruh seperti sekarang ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









