Jakarta

Pengertian, Struktur, dan Ciri-ciri Teks Eksposisi dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 10

Hawa E. Azhari | 30 Agustus 2024, 12:00 WIB
Pengertian, Struktur, dan Ciri-ciri Teks Eksposisi dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 10

AKURAT JAKARTA - Dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10, teks eksposisi merupakan salah satu jenis teks yang penting untuk dipahami.

Teks eksposisi digunakan untuk menyampaikan informasi dan pendapat dengan tujuan memberikan penjelasan atau pemahaman yang lebih mendalam kepada pembaca mengenai suatu topik tertentu.

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah teks yang bertujuan untuk menjelaskan atau memaparkan suatu informasi, fakta, ide, atau pendapat kepada pembaca secara jelas dan logis.

Baca Juga: Mengenal Kanker Ovarium dan Juga Jenis-jenisnya, Penyakit yang Diidap Tiktokers Shella Hingga Meninggal Dunia

Tujuan utama dari teks eksposisi adalah memberikan informasi atau pemahaman yang objektif mengenai suatu topik sehingga pembaca dapat memahami konsep atau isu yang dibahas dengan baik.

Teks eksposisi sering ditemukan dalam artikel ilmiah, laporan, editorial, ensiklopedia, dan karya tulis lainnya yang bertujuan untuk memberikan wawasan atau pengetahuan kepada pembaca.

Struktur Teks Eksposisi

Teks eksposisi memiliki struktur yang teratur dan logis agar informasi yang disampaikan mudah dipahami oleh pembaca. Struktur utama teks eksposisi terdiri dari:

1. Tesis (Pernyataan Pendapat)

Baca Juga: Ada Wisata Baru Menyusuri Pesisir Pantai Jakarta Utara, Bisa Kunjungi Rumah Si Pitung, Pantai Marunda Hingga Pulau Damar Besar Pakai Kapal Nelayan

Bagian ini berisi pernyataan pendapat atau tesis penulis tentang topik yang akan dibahas. Tesis merupakan ide utama atau argumen yang akan dikembangkan dalam teks.

Biasanya, tesis terletak di paragraf pertama dan berfungsi sebagai pengantar atau latar belakang yang memperkenalkan topik utama kepada pembaca.

Contoh: "Pendidikan karakter di sekolah sangat penting untuk membentuk generasi muda yang berintegritas."

2. Argumentasi (Rangkaian Argumen/Penjelasan)

Bagian ini berisi argumen-argumen atau penjelasan yang mendukung tesis atau pernyataan pendapat yang telah disampaikan sebelumnya.

Argumen-argumen ini harus disusun secara logis dan didukung oleh fakta, data, atau contoh konkret yang relevan untuk memperkuat pendapat penulis.

Baca Juga: Hendak Beli Rica-rica di Warung, Istri King Abdi Jebolan MCI Malah Dipaksa Jadi LC hingga Bikin Geram

Setiap paragraf dalam bagian ini biasanya mengandung satu argumen utama yang dijelaskan dengan rinci.

Contoh: "Pendidikan karakter membantu siswa memahami nilai-nilai moral dan etika yang akan membimbing mereka dalam membuat keputusan yang baik di kehidupan sehari-hari."

3. Penegasan Ulang (Kesimpulan/Rekomendasi)

Bagian ini berisi penegasan ulang dari tesis yang telah dikemukakan sebelumnya, dengan menyoroti poin-poin utama yang telah dijelaskan dalam argumentasi.

Penulis juga bisa memberikan rekomendasi atau pandangan pribadi mengenai topik yang dibahas berdasarkan argumen yang telah disampaikan.

Baca Juga: Jangan DIbuang! Kulit Buah Naga Ternyata Punya Banyak Manfaat, Bisa Cegah Pertumbuhan Sel Kanker

Penegasan ulang ini berfungsi untuk menguatkan pendapat penulis dan memberikan kesimpulan yang jelas kepada pembaca.

Contoh: "Dengan demikian, pendidikan karakter di sekolah harus menjadi prioritas utama untuk memastikan generasi muda kita tumbuh menjadi individu yang berintegritas dan bertanggung jawab."

Contoh Struktur Teks Eksposisi

- Judul: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan

- Tesis: Olahraga secara teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Aktivitas fisik yang rutin memberikan banyak manfaat bagi tubuh dan pikiran.

- Argumentasi:

Baca Juga: Resep Nasi Oseng Cumi Pedas⁣, Rasa Enak dan Pedesnya Dijamin Nampol

1. Meningkatkan Kesehatan Fisik: Olahraga membantu menjaga kebugaran tubuh dengan meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas. Aktivitas ini juga membantu menjaga berat badan ideal dan mencegah obesitas.

2. Menurunkan Risiko Penyakit: Berolahraga dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung. Hal ini karena olahraga dapat membantu mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.

3. Meningkatkan Kesehatan Mental: Olahraga juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental, seperti mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. Aktivitas fisik dapat merangsang pelepasan endorfin, yang dikenal sebagai hormon "kebahagiaan".

- Penegasan Ulang: Dengan berolahraga secara teratur, kita dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental sekaligus mencegah berbagai penyakit. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian mereka.

Baca Juga: 5 Tempat Makan Legendaris dan Terenak di Bekasi, Cocok Jadi Ide Tempat Makan Bersama Keluarga

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Selain struktur, teks eksposisi juga memiliki beberapa ciri khas, di antaranya:

Bersifat Informatif: Bertujuan untuk memberikan informasi atau pemahaman baru kepada pembaca.

Objektif: Informasi disajikan secara obyektif dan logis, tidak berdasarkan emosi atau pendapat yang tidak berdasar.

Menggunakan Bahasa Formal: Menggunakan bahasa baku dan formal sesuai dengan kaidah penulisan yang baik dan benar.

Baca Juga: 7 Sumber Makanan Terbaik Untuk Atasi Migrain yang Mudah Ditemukan, Mulai dari Kunyit hingga Biji Labu

Fakta dan Data: Didukung oleh fakta, data, dan contoh konkret yang relevan untuk memperkuat argumen yang disampaikan.

Dengan memahami pengertian dan struktur teks eksposisi, siswa dapat lebih efektif dalam menulis dan memahami berbagai jenis teks yang bersifat informatif dan edukatif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.