Jakarta

Bukan Gus, Netizen Kuliti Nama Asli Miftah Maulana, Disebut Bukan Keturunan Ulama

Titania Isnaenin | 6 Desember 2024, 09:33 WIB
Bukan Gus, Netizen Kuliti Nama Asli Miftah Maulana, Disebut Bukan Keturunan Ulama

 

AKURAT JAKARTA - Jejak digital Miftah Maulana semakin dikuliti netizen, usai dirinya mengolok-olok penjual es teh saat memberikan kajian di Magelang.

Kini beredar videonya menghina seniman senior Yati Pesek dengan kalimat merendahkan.

Pria yang akrab disebut Gus Miftah itu kini disebut-sebut bukan keturunan ulama dan tak pantas dipanggil "Gus".

Pernyataan ini bermula dari tudingan Gus Najih, yang menyebut bahwa Gus Miftah sengaja menggunakan gelar "Gus" untuk mendongkrak popularitas dan citranya di masyarakat.

"Miftah bukan anak kiai. Pakai nama 'Gus' biar tenar dan cepat tenar," ujar Gus Najih dalam video ceramahnya yang viral, dikutip dari X pada Jumat (6/11).

Baca Juga: Usai Penjual Es Teh, Kini Giliran Pesinden Senior Yati Pesek yang Dihina, Publik Desak Gus Miftah Dicopot Dari Kabinet

Netizen bongkar nama asli

Tak hanya Gus Najih, netizen kini juga berlomba-lomba untuk menguliti masa lalu Gus Miftah.

Seorang pengguna media sosial bernama @narkosun yang membubuhkan tangkapan layar dalam unggahannya yang membongkar siapa sosok Gus Miftah.

"Miftah = Ta'im, info mas @Aditya_pramudya," tulis akun tersebut.

Dalam tangkapan layar itu, akun @Aditya_pramudya sempat menulis sosok Gus Miftah di akun X nya.

Baca Juga: DPR RI Minta Pemerintah untuk Segera Evaluasi Gus Miftah Usai Olok-olok Penjual Es Teh

Dimana diketahui cuitan tersebut telah diunggah pada 4 Oktober 2024 lalu.

"Miftah asli namanya Ta'im, bukan Gus. Ayahnya orang Lampung kerja serabutan. Ta'im dulu marbot di Masjid mergangsan Jogja saat kuliah dan gak lulus. Dulu gak ada perempuan mau. Pernah ikut partai gagal. Baru sukses setelah dibantu Amin Rais, lalu berubah jadi Gus Miftah supaya terkenal," tulis akun tersebut.

Alhasil, dari unggahan tersebut banyak netizen yang mulai memanggil Gus Miftah dengan sebutan Ta'im.

PBNU buka suara

Menanggapi hal ini, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur, membantah tudingan tersebut.

Ia menyebut bahwa Gus Miftah memiliki nasab atau keturunan dari ulama besar Ponorogo.

"Gus Miftah adalah keturunan ulama besar Syaikh Hasan Besari Ponorogo, yang dikenal sebagai pendiri Pesantren Tegalsari. Selain itu, Gus Miftah juga memimpin Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta," ujar Gus Fahrur. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.