Jakarta

China Luncurkan Internet 10G Pertama di Dunia, Kecepatan Unduh Hingga 10 Ribu Mbps

Anggerhana Denni Rahmawati | 25 April 2025, 09:37 WIB
China Luncurkan Internet 10G Pertama di Dunia, Kecepatan Unduh Hingga 10 Ribu Mbps

 

AKURAT JAKARTA - China lagi-lagi membuat perhatian dunia tertuju padanya usai meluncurkan jaringan internet 10G pertama di dunia.

Kota Xiong’an, yang berada di Provinsi Hebei, menjadi lokasi awal penerapan teknologi ini.

Saat negara lain masih berjuang dengan 5G, China justru sudah melangkah jauh ke depan.

Baca Juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Beberkan Strategi RI Hadapi Tarif AS

Kerja sama antara Huawei dan operator China Unicom menghasilkan jaringan super cepat dengan kecepatan unduh mendekati 10.000 Mbps dan unggah lebih dari 1.000 Mbps.

Latensinya juga sangat rendah, hanya 3 milidetik, jauh lebih cepat dibanding jaringan internet di banyak negara seperti Uni Emirat Arab atau Singapura.

Teknologi 50G Passive Optical Network (PON) menjadikan pengunduhan film 100GB hanya memerlukan waktu sekitar satu menit.

Baca Juga: Ancaman Tarif Impor AS: Gelombang PHK Hingga Naiknya Harga Makanan dan Minuman di Indonesia

Ini membuka jalan bagi penggunaan teknologi canggih lainnya seperti realitas virtual, kecerdasan buatan, layanan kesehatan jarak jauh, hingga pertanian berbasis data.

Xiong’an sendiri merupakan kota masa depan yang dirancang pemerintah China sejak 2017.

Kota ini dibangun dengan konsep "15 minute life circle", yaitu semua fasilitas utama seperti toko, sekolah, dan taman bisa diakses dalam waktu 15 menit berjalan kaki.

Baca Juga: Makin Serius, China Ancam Negara-negara yang Lakukan Negosiasi Tarif ke AS

Kota ini juga menjadi tempat uji coba berbagai teknologi canggih.

Jaringan internet 10G ini dirancang untuk mendukung berbagai inovasi, termasuk mobil tanpa sopir, integrasi sistem kota pintar, dan penggunaan aplikasi berbasis AI yang membutuhkan koneksi data cepat dan stabil.

Para ahli menilai bahwa koneksi seperti ini akan sangat penting untuk mendukung ekosistem digital masa depan.

Baca Juga: Ini Alasan China Kecam Negara-negara yang Lakukan Lobi Dengan AS

Meski begitu, kota Xiong’an masih belum ramai dihuni.

Beberapa laporan menyebut kota ini masih sepi dan belum banyak menarik investasi dari sektor swasta.

Namun, dengan hadirnya teknologi super cepat ini, pemerintah di berharap Xiong’an bisa menjadi daya tarik baru.

Baca Juga: Tanggapi Ancaman Beijing Soal Tarif Trump, Menlu RI Adakan Pertemuan dengan Menlu China

Sementara sebagian besar negara masih mengejar penerapan 5G secara luas, China sudah mulai menunjukkan masa depan dengan jaringan 10G-nya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.