China Luncurkan Internet 10G Pertama di Dunia, Kecepatan Unduh Hingga 10 Ribu Mbps

AKURAT JAKARTA - China lagi-lagi membuat perhatian dunia tertuju padanya usai meluncurkan jaringan internet 10G pertama di dunia.
Kota Xiong’an, yang berada di Provinsi Hebei, menjadi lokasi awal penerapan teknologi ini.
Saat negara lain masih berjuang dengan 5G, China justru sudah melangkah jauh ke depan.
Baca Juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Beberkan Strategi RI Hadapi Tarif AS
Kerja sama antara Huawei dan operator China Unicom menghasilkan jaringan super cepat dengan kecepatan unduh mendekati 10.000 Mbps dan unggah lebih dari 1.000 Mbps.
Latensinya juga sangat rendah, hanya 3 milidetik, jauh lebih cepat dibanding jaringan internet di banyak negara seperti Uni Emirat Arab atau Singapura.
Teknologi 50G Passive Optical Network (PON) menjadikan pengunduhan film 100GB hanya memerlukan waktu sekitar satu menit.
Baca Juga: Ancaman Tarif Impor AS: Gelombang PHK Hingga Naiknya Harga Makanan dan Minuman di Indonesia
Ini membuka jalan bagi penggunaan teknologi canggih lainnya seperti realitas virtual, kecerdasan buatan, layanan kesehatan jarak jauh, hingga pertanian berbasis data.
Xiong’an sendiri merupakan kota masa depan yang dirancang pemerintah China sejak 2017.
Kota ini dibangun dengan konsep "15 minute life circle", yaitu semua fasilitas utama seperti toko, sekolah, dan taman bisa diakses dalam waktu 15 menit berjalan kaki.
Baca Juga: Makin Serius, China Ancam Negara-negara yang Lakukan Negosiasi Tarif ke AS
Kota ini juga menjadi tempat uji coba berbagai teknologi canggih.
Jaringan internet 10G ini dirancang untuk mendukung berbagai inovasi, termasuk mobil tanpa sopir, integrasi sistem kota pintar, dan penggunaan aplikasi berbasis AI yang membutuhkan koneksi data cepat dan stabil.
Para ahli menilai bahwa koneksi seperti ini akan sangat penting untuk mendukung ekosistem digital masa depan.
Baca Juga: Ini Alasan China Kecam Negara-negara yang Lakukan Lobi Dengan AS
Meski begitu, kota Xiong’an masih belum ramai dihuni.
Beberapa laporan menyebut kota ini masih sepi dan belum banyak menarik investasi dari sektor swasta.
Namun, dengan hadirnya teknologi super cepat ini, pemerintah di berharap Xiong’an bisa menjadi daya tarik baru.
Baca Juga: Tanggapi Ancaman Beijing Soal Tarif Trump, Menlu RI Adakan Pertemuan dengan Menlu China
Sementara sebagian besar negara masih mengejar penerapan 5G secara luas, China sudah mulai menunjukkan masa depan dengan jaringan 10G-nya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





