Strategi SPPG Amankan Gizi Anak Selama Libur Lebaran 2026, Distribusi MBG Bakal Dirapel Sepekan Sekaligus

AKURAT JAKARTA – Menjelang masa libur panjang Idul Fitri 1447 H yang diprediksi jatuh pada pertengahan Maret 2026, Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) bergerak cepat menyusun strategi dalam mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Guna memastikan asupan nutrisi penerima manfaat tidak terputus, pihak pengelola MBG akan menerapkan sistem distribusi rapel atau pembagian jatah sekaligus.
Langkah antisipatif ini diambil mengingat adanya jeda operasional yang cukup panjang.
Selain Hari Raya Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada 19-20 Maret, momen ini juga berdekatan dengan Libur Nasional Hari Raya Nyepi pada 18 Maret 2026.
Seperti yang disampaikan Kepala SPPG Dapoer Rahayu, Fariz Alaudin. Ia menjelaskan bahwa mobilitas masyarakat yang tinggi saat masa mudik menjadi tantangan utama distribusi harian.
Oleh karena itu, distribusi MBG untuk kebutuhan satu minggu akan dibagikan di muka atau dirapel sebelum masa liburan dimulai.
"Insya'allah Idul Fitri di 19 atau 20 Maret, nah itu ada jeda libur panjang. Jadi nanti skemanya itu di-rapel di hari minggu terakhir sebelum anak-anak libur," ujar Fariz.
Dengan skema borongan ini, para peserta didik dan kelompok prioritas akan menerima paket MBG yang mencukupi kebutuhan selama sepekan ke depan.
Harapannya, asupan gizi anak bangsa tetap terjaga meski petugas sedang dalam masa libur operasional.
Mengingat paket MBG akan disimpan dalam jangka waktu lebih lama di rumah masing-masing, SPPG Dapoer Rahayu melakukan perombakan pada jenis menu.
Mengikuti arahan Badan Gizi Nasional (BGN), menu yang dipilih adalah jenis makanan kering yang memiliki daya tahan tinggi namun tetap memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Daftar menu pilihan selama masa libur Panjang adalah Telur Rebus, yang merupakan sumber protein yang tahan lama.
Lalu, Susu Kemasan yang praktis dan memiliki masa kedaluwarsa panjang. Dan, Roti yang tidak mudah basi dibanding nasi.
Baca Juga: Deretan Takjil Sehat Ramadhan 2026 yang Lebih Ringan di Perut
"Karena Ramadhan dan libur panjang, kita komposisikan menu yang tahan cukup lama. Pemilihan telur rebus dan susu dinilai paling efektif dibanding menu masakan basah," tambah Fariz.
Sebelum memasuki fase libur Lebaran, saat ini SPPG tengah menjalankan masa transisi operasional.
Terhitung mulai 16 hingga 21 Februari 2026, distribusi MBG diprioritaskan penuh untuk kelompok 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita).
Fariz menegaskan bahwa kelompok 3B tidak boleh terputus asupannya sedikit pun. "Skala prioritasnya untuk di 3B dulu, karena mereka ini kan tidak ada hari libur untuk urusan gizi," jelasnya.
Sementara untuk kategori peserta didik atau anak sekolah, distribusi MBG secara rutin dijadwalkan akan kembali digulirkan secara normal pada Senin, 23 Februari 2026 besok. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








