Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Pondok Kopi dan Jenderal Willem Van Outhoorn

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 25 Oktober 2023, 10:42 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Pondok Kopi dan Jenderal Willem Van Outhoorn

AKURAT JAKARTA - Pondok kopi merupakan salah satu kelurahan yang cukup populer dan strategis di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kawasan itu cukup padat penduduk, dan banyak berdiri pemukiman warga, pertokoan, dan gedung perkantoran.

Sejarah atau asal usul Pondok Kopi sendiri berkaitan dengan keberadaan pondok dan perkebunan kopi di kawasan itu pada masa lalu.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Bambu Apus dan Obat Herbal Berbagai Penyakit

Konon, sekitar tahun 16-an seorang komandan dari Belanda bernama Jendral Adrian van Ommen membawa kopi dari Malabar, India ke nusantara, tepatnya Batavia.

Atas perintah Walikota Amsterdam, yakni Nicholas Witsen, Ommen kemudian mencoba menanam bibit kopi yang dibawanya di sejumlah daerah di nusantara.

Di antara beragam percobaan tersebut, kopi itu tumbuh subur di Batavia, tepatnya di tanah milik Jepndran VOC Willem Van Outhoorn.

Baca Juga: Diangkat dari Urban Legend yang Penuh Misteri di Kalimantan, Begini Sinopsis Film Saranjana: Kota Ghaib

Perkebunan kopi di tanah Jendral VOC itu sukses menghasilkan kopi dengan kualitas unggulan dan sangat bagus. Bahkan hasil kopi dari Batavia ini dibawa ke Belanda.

Tak hanya itu, perkebunan kopi ini pun diyakini sebagai kebun kopi pertama di Nusantara, dan menjadi cikal bakal kopi Indonesia. 

Lambat laun, semakin banyak tanaman kopi yang tumbuh di kawasan tersebut. Ini membuat banyak kompeni Belanda datang ke kawasan itu untuk mampir dan minum kopi.

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 25 Oktober 2023

Seiring berjalannya waktu, karena banyaknya orang Belanda yang datang tersebut, mulai bermunculan pondok di kawasan itu.

Pondok tersebut digunakan untuk sekedar tempat ngopi dan mampir, namun ada pula yang dijadikan tempat tinggal.

Karena banyaknya pondok dan pohon kopi yang tumbuh, akhirnya masyarakat menyebut dan menamai kawasan itu dengan Pondok Kopi.

Seiring berjalannya waktu dan gencarnya pembangunan di Jakarta, kini pondok maupun tanaman kopi itu sudah tidak ada lagi di Pondok Kopi.

Kawasan Pondok Kopi kini telah berganti menjadi pemukiman warga, pertokoan, dan gedung-gedung perkantoran. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.