Sejarah Jakarta: Asal Usul Roa Malaka, Ternyata Berasal dari Nama Pohon

AKURAT JAKARTA - Roa Malaka merupakan salah satu kelurahan yang cukup populer dan strategis, yang ada di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Kelurahan yang memiliki kode pos 11230 ini berbatasan dengan Penjaringan, Pekojan, Pinangsia, dan Tambora.
Terdapat dua versi sejarah atau asal usul yang mengisahkan kenapa kemudian kawasan itu dinamakan Roa Malaka.
Versi pertama berkaitan dengan kondisi kawasan tersebut di masa lalu, yang kini jelas telah berubah jauh.
Baca Juga: Asyik! Transjakarta Tambah Rute Baru Mikrotrans JAK93 Rute Jeruk Purut — Kebayoran Lama
Konon, dulu kawasan itu merupakan rawa-rawa yang ditumbuhi banyak tanaman atau pohon Malaka.
Pohon Malaka sendiri merupakan salah satu pohon yang biasa tumbuh di daratan rendah. Karenya tak salah, jika pohon ini banyak tumbuh di daerah rawa.
Buah Malaka dari pohon Malaka ini biasa dijadikan atau diolah menjadi manisan. Pohon Malaka hampir mirip dengan pohon Ceremai.
Karena banyaknya Pohon Malaka yang tumbuh di rawa tersebut kemudian masyarakat menyebut dan menamai kawasan itu Roa Malaka.
Versi kedua, dikisahkan bahwa nama Roa Malaka diambil dari bahasa Portugis yakni Rua Malaka yang berarti Jalan Malaka.
Konon, kawasan itu dulu menjadi tawanan orang Portugis yang ditawan oleh kolonial Belanda, setelah mereka berhasil merebut Kota Malaka dari tangan Portugis.
Gubernur Malaka, Dom Luis Martins de Sousa Chiccoro pun jadi salah satu tawanan yang ada ditawan Belanda kala itu.
Baca Juga: Produk Anak Negeri, Erigo dan Bocorocco Resmi Jadi Fashion Apparel Timnas Indonesia 2024-2025
Tempat tawanan Portugis itu dinamakan Jonkersgracht yang dalam bahasa Velanda berarti Jalan Bangsawan. Namun lambat laun berubah menjadi Rua Malaka dan akhirnya menjadi Roa Malaka.
Kini, kawasan Roa Malaka telah berkembang pesat dan mengalami banyak perubahan. Kini, tidak ada rawa maupun pohon malaka di sana. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


