Sistem Zonasi di PPDB 2025 Bakal Dihapus! Instruksi Wapres Gibran Kepada Mendikdasmen, Abdul Mu'ti: Sedang Kami Kaji dan Evaluasi

AKURAT JAKARTA - Jalur zonasi pada sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dihapus mulai tahun depan.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, saat sambutan dalam acara Tanwir I Pemuda Muhammadiyah di Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2024).
Wapres Gibran mengatakan bahwa arahan itu sudah disampaikan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti.
"Kalau kita bicara generasi emas, Indonesia 2045, ini kuncinya ada di pendidikan. Kuncinya ada di anak-anak muda," tegas Wapres.
"Makanya kemarin pas Rakor dengan para kepala dinas pendidikan, saya sampaikan secara tegas kepada Pak Menteri Pendidikan, sistem zonasi harus dihilangkan," lanjutnya.
Dalam Rakor Kepala Dinas Pendidikan se-Indonesia yang digelar di Hotel Sheraton, Jakarta Selatan, pada Senin (11/11/2024) lalu, Wapres Gibran memang sempat menyinggung soal sistem zonasi.
Menurut putra sulung mantan Presiden Jokowi ini, sistem zonasi tidak bisa diterapkan pada PPDB di seluruh wilayah Indonesia.
"Jadi Bapak-Ibu, zonasi ini program yang baik, tapi silakan nanti Bapak-Ibu selama Rakor mungkin bisa memberi masukan karena jumlah guru kita itu belum merata," katanya.
Pada Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah, Wapres Gibran juga menekankan pentingnya pendidikan.
Karena pendidikan adalah kunci generasi emas dan Indonesia Emas tahun 2045. Oleh karena itu, lanjutnya, penting untuk memberikan kemudahan-kemudahan bagi generasi muda dalam mengakses pendidikan.
Wapres Gibran juga menyinggung soal pelajaran coding, programming, hingga digital marketing bagi anak-anak muda.
"Karena sekarang kita tidak boleh ketinggalan dari negara-negara lain," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gibran juga mengajak anak-anak muda untuk bergotong-royong dan bekerja keras di tengah adanya bonus demografi.
"Kesempatan tidak datang dua kali. Ini adalah kesempatan kita, panggung kita, dan kita benar-benar menjadi ujung tombak menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Sementara Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan kajian dan evaluasi terhadap sistem zonasi.
Ia berharap, semua pihak bisa bersabar karena proses kajian tersebut baru akan selesai pada Februari atau Maret 2025.
”Zonasi masih kami kaji, belum kami ambil keputusan,” kata Abdul Mu’ti saat meninjau uji coba makan bergizi gratis di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Rabu (13/11/2024) lalu.
Diketahui, sistem zonasi dijalankan secara bertahap sejak 2016 di era Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.
Penggunaan zonasi dimulai untuk penyelenggaraan ujian nasional. Sistem ini baru diterapkan pertama kalinya dalam PPDB pada 2017.
Tujuan sistem tersebut adalah untuk pemerataan Pendidikan. Anak menempuh jalur pendidikan di sekolah yang tak jauh dari rumah.
Tapi harus diakui, dalam pelaksanaannya, sistem zonasi sulit dijalankan, terutama di daerah-daerah dengan jumlah sekolah terbatas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih


