Wajib Punya Kartu Khusus! Ini Syarat Registrasi dan Batasan Bawa Barang di Kereta Petani dan Pedagang

AKURAT JAKARTA – Mulai Senin (1/12), Kereta Api (KA) penumpang khusus yang dirancang untuk mendukung mobilitas petani dan pedagang resmi meluncur di rute Commuter Line Merak.
Dimana rute ini menghubungkan Stasiun Merak hingga Stasiun Rangkasbitung atau sebaliknya dengan kapasitas 73 tempat duduk.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar, menegaskan bahwa untuk memastikan tarif terjangkau, KAI hanya mengenakan tarif tiket sebesar Rp3.000.
Baca Juga: Resmi Beroperasi, KAI Luncurkan Kereta Khusus Petani dan Pedagang Cuma Bayar Rp3 Ribu
Tarif ini diberlakukan dengan menggunakan skema subsidi Public Service Obligation (PSO) dari DJKA.
Selain tarif murah, pengguna utama wajib memiliki Kartu Petani dan Pedagang yang memberikan kemudahan booking tiket mulai H-7 (tujuh hari) sebelum keberangkatan, serta prioritas boarding dua jam lebih awal.
Meskipun memberikan akses prioritas, KAI Commuter memberlakukan aturan ketat terkait logistik untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Baca Juga: PSSI Lirik John Herdman Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia
Beberapa diantaranya adalah terkait barang dagangan yang boleh dibawa dibatasi maksimal 2 koli/tentengan dengan dimensi maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm per koli.
Barang-barang berbau menyengat, hewan ternak, dan senjata tajam/api dilarang dibawa dalam kereta.
Arif Anwar juga memastikan seluruh rangkaian KPP telah melewati pengujian menyeluruh guna menjamin kelaikan sarana, menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna sesuai Peraturan Menteri Perhubungan.
Adapun KAI Commuter menyediakan 7 perjalanan setiap hari dari Merak dan 7 perjalanan dari Rangkasbitung. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







