Jakarta

Viral! Bus Transjakarta Koridor 9 Keluarkan Asap Tebal Saat di Halte Pancoran, Operasionalnya Dihentikan Sementara

Laode Akbar | 16 Februari 2026, 12:56 WIB
Viral! Bus Transjakarta Koridor 9 Keluarkan Asap Tebal Saat di Halte Pancoran, Operasionalnya Dihentikan Sementara

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan satu unit bus Transjakarta mengeluarkan asap dari kap mesin belakang saat berhenti di Halte Pancoran, Sabtu (14/2/2026) pukul 13.33 WIB.

Bus bernomor DMR 715 milik operator Damri yang melayani Koridor 9 (Pinang Ranti–Pluit) itu langsung mendapat penanganan cepat dari petugas di lapangan.

Seluruh pelanggan yang berada di dalam bus segera dievakuasi dengan aman ke area halte, sebelum kemudian dialihkan ke armada berikutnya secara tertib.

Baca Juga: Pemprov DKI Larang SOTR dan Sweeping Rumah Makan, Berpotensi Timbulkan Keributan Selama Ramadhan

Merespons insiden ini, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengungkapkan bahwa asap tersebut diketahui muncul akibat kebocoran radiator dan lepasnya vanbelt.

"Insiden munculnya asap dari kap mesin belakang akibat kebocoran radiator dan lepasnya vanbelt telah ditangani dengan cepat oleh petugas di lapangan," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Transjakarta pun memutuskan untuk melakukan pemberhentian operasi sementara (grounded) terhadap bus tersebut.

Langkah ini dilakukan guna membuka ruang bagi inspeksi menyeluruh (comprehensive check) dan memastikan standar kelaikan jalan terpenuhi sebelum armada kembali melayani pelanggan.

Baca Juga: Sambut Ramadhan 2026, Bupati Tangerang Salurkan Bantuan untuk Yatim dan Dhuafa di Yayasan Himpul Darusaadah Curug

"Kami berkomitmen untuk tidak menoleransi pengabaian standar teknis demi keamanan dan kenyamanan pelanggan," tukasnya.

Transjakarta juga tengah melakukan investigasi internal serta pemeriksaan terhadap 59 unit bus gandeng BBG merek Zhongtong, khususnya pada sistem pendinginnya.

"Kami berkomitmen untuk tidak menoleransi segala bentuk pengabaian standar teknis demi menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama," kata Ayu.

Baca Juga: Rahasia Menyimpan Tempe Supaya Kualitasnya Tetap Terjaga

"Seluruh armada yang terdampak akan melalui proses audit teknis sebelum kembali beroperasi melayani pelanggan," tandasnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
L