Jemaah Haji Diimbau Waspadai Dehidrasi dan Heatstroke di Tanah Suci

AKURAT JAKARTA - Kondisi cuaca panas ekstrem yang saat ini melanda Makkah dan Madinah menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah haji Indonesia.
Dehidrasi menjadi salah satu ancaman kesehatan utama yang perlu diwaspadai, terutama bagi jemaah yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan.
Dokter spesialis gizi klinik, A. Yasmin Syauki, mengingatkan jemaah haji agar lebih peka terhadap sinyal yang diberikan oleh tubuh.
Menurutnya, gejala dehidrasi umumnya ditandai dengan kondisi tubuh yang terasa lemas, pusing, sakit kepala, hingga mual dan pandangan kabur.
“Tanda-tanda dehidrasi itu sebenarnya lemas. Sebelum sampai pada tahap lemas, kita bisa memantau melalui warna urine kita,” kata Yasmin sebagaimana dikutip pada Selasa (13/5/2026).
Dosen Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin tersebut menjelaskan, warna urine merupakan indikator sederhana namun akurat untuk mengetahui kecukupan cairan tubuh.
Jika urine berwarna kuning pekat dan tidak jernih, hal itu menunjukkan bahwa tubuh tengah mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi.
Senada dengan hal tersebut, dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Pande Putu Agus Mahendra, sebelumnya juga menyebutkan bahwa dehidrasi yang tidak segera ditangani dapat membuat tubuh terasa limbung dan penglihatan menjadi buram.
Jika gejala ini muncul, jemaah sangat dianjurkan untuk segera meningkatkan asupan cairan.
“Segera tambah asupan cairan kita untuk menghindari respons dehidrasi yang lebih berat,” tegas Yasmin.
Selain dehidrasi, risiko yang jauh lebih serius adalah heatstroke atau sengatan panas. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak lagi mampu mengendalikan suhu internal akibat paparan panas berlebihan.
Gejalanya meliputi sesak napas, pusing hebat, dan kondisi tubuh yang tiba-tiba melemah karena gagal melakukan kompensasi terhadap suhu panas.
Untuk meminimalisasi risiko tersebut, jemaah haji disarankan melakukan langkah-langkah preventif sebagai berikut:
Gunakan Pelindung: Selalu gunakan pelindung kepala atau payung saat berada di luar ruangan.
Pantau Warna Urine: Pastikan urine tetap berwarna kuning jernih sebagai tanda kecukupan cairan.
Jaga Suhu Tubuh: Mengingat suhu panas juga dapat terasa hingga ke dalam tenda di Mina, jemaah disarankan memanfaatkan kain atau handuk kecil (kanebo) yang dibasahi air untuk dikompreskan ke kepala guna menjaga suhu tubuh tetap sejuk.
Cukupi Cairan: Jangan menunggu haus untuk minum; minumlah air secara berkala dalam jumlah kecil namun sering.
Langkah-langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu jemaah haji Indonesia menjaga kondisi fisik tetap prima sehingga seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat terlaksana dengan khusyuk dan lancar.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di La Liga, 20 September 2026: Duel Tim Kejutan di Riazor
- 2Prediksi Skor Leeds United vs Crystal Palace di Premier League, 20 September 2026: Mampukah The Whites Pertahankan Tren Positif?
- 3Prediksi Skor Villarreal vs Levante di La Liga, 20 September 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Lanjutkan Momentum?
- 4Prediksi Skor Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026: Bianconeri Ingin Lanjutkan Momentum Eropa
- 5Pengumuman Resmi! Berikut Daftar Peraih Medali Emas OSN SMA Sederajat 2026, Dari Matematika hingga Inovator AI
- 6Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs RB Leipzig di Bundesliga, 20 September 2026: Adu Momentum di BayArena
- 7Prediksi Skor Fulham vs Manchester United di Premier League, 20 September 2026: Misi The Red Devils Bangkit di Craven Cottage
- 8Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



