Catat! 37 Organisasi Ini Tolak Usulan MUI Agar Pelaku LGBT Dipidana, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA — Sebanyak 37 organisasi secara resmi menyatakan penolakan terhadap desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mempidanakan pelaku dan pengkampanye lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
Pernyataan sikap 37 organisasi yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Sipil tersebut disampaikan melalui rilis tertulis pada Kamis (18/6/2026).
Jaringan Masyarakat Sipil menilai bahwa wacana pemidanaan tersebut sangat berpotensi mengkriminalisasi individu hanya berdasarkan identitas gender serta orientasi seksual mereka.
Baca Juga: Resmi! Gubernur Pramono Anung Ubah Nama Halte TJ Setiabudi Jadi Halte Integritas
Selain itu, aturan ini dikhawatirkan akan membungkam suara-suara yang selama ini memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM).
3 Alasan Utama Penolakan Pemidanaan LGBT
Dalam keterangan resminya, koalisi masyarakat sipil memaparkan tiga poin utama yang menjadi dasar penolakan mereka:
Definisi Tidak Jelas: Tidak adanya batasan dan parameter yang jelas mengenai apa yang dimaksud dengan frasa "kampanye LGBTQ".
Potensi Ujaran Kebencian: Menghukum seseorang semata-mata karena identitasnya dinilai sebagai bentuk ujaran kebencian yang merampas hak-hak dasar warga negara.
Pengalihan Isu Publik: Wacana ini dianggap mengalihkan perhatian masyarakat dari berbagai persoalan krusial lain yang saat ini sedang dihadapi oleh Indonesia.
Mereka juga mengingatkan kembali bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi HAM.
Hal tersebut telah diatur secara tegas dalam Pasal 28 UUD RI serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM yang menjunjung tinggi prinsip antidiskriminasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


