Ikuti Arahan Gubernur Pramono, Mal Kota Kasablanka Bongkar Pagar Tinggi Pembatas Jalan, Ini Alasannya!

AKURAT JAKARTA – Kawasan depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Tebet, Jakarta Selatan kini tampil dengan wajah baru yang lebih ramah bagi pejalan kaki.
Pagar besi tinggi yang sebelumnya membatasi area depan pusat perbelanjaan tersebut kini telah resmi dibongkar total.
Langkah ini merupakan bentuk eksekusi nyata dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terkait penertiban pagar tinggi di berbagai pusat perbelanjaan dan perkantoran di ibu kota.
Area Depan Kokas Kini Terbuka dan Terintegrasi Trotoar
Pantauan Akurat Jakarta di lokasi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB menunjukkan perubahan signifikan pada estetika visual dan aksesibilitas Mal Kokas.
Struktur pagar besi tinggi yang selama ini membentang di sepanjang garis depan mal sudah tidak terlihat lagi.Sebagai gantinya, area depan mal kini hanya menyisakan pembatas rendah (bollard) berbahan batu alam di bagian bawah.
Perubahan ini membuat area depan pusat perbelanjaan langsung terintegrasi secara visual dan fisik dengan trotoar di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Akses bagi masyarakat pun menjadi jauh lebih inklusif. Jalur pedestrian yang dilengkapi dengan guiding block untuk penyandang disabilitas kini menyatu sempurna dengan pelataran luar mal, sehingga memudahkan pergerakan pejalan kaki tanpa hambatan arsitektural.
Baca Juga: Putra Baskara Baramuli Terpilih Aklamasi di Musda XI, Golkar Jakarta Pusat Jaga Kebersamaan Kader
Di lokasi, aktivitas publik terpantau berjalan normal dan kondusif. Meski arus lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said cukup ramai, hilir mudik pengunjung yang keluar masuk area mal kini tampak lebih leluasa dan praktis karena tidak perlu lagi memutar melewati gerbang pagar yang sempit.
Alasan Keamanan dan Estetika Kota Jakarta
Pembongkaran pagar di Mal Kokas ini menjadi salah satu titik awal penataan ruang publik Jakarta pasca arahan tegas dari Penjabat Gubernur.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi sekaligus menertibkan seluruh pemasangan pagar tinggi di kompleks bisnis, mal, dan perkantoran.
Pramono menegaskan bahwa penggunaan pagar pembatas dengan ukuran yang berlebihan atau terlalu tinggi justru memberikan impresi psikologis yang negatif bagi citra Jakarta di mata publik dan wisatawan.
"Jangan sampai kemudian muncul anggapan bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Berdasarkan koordinasi yang kami lakukan dengan aparat keamanan, saya meyakini Jakarta tetap aman," ujar Pramono saat memberikan keterangan kepada media pada Sabtu (1/8/2026).
Baca Juga: 17 Ide Lomba Agustusan yang Seru dan Kreatif untuk Semarakkan HUT Ke-81 R
Melalui kebijakan pencopotan pagar tinggi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat menghadirkan konsep tata kota yang lebih terbuka, humanis, dan setara.
Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling percaya dan menegaskan status Jakarta sebagai kota global yang aman, ramah, serta nyaman bagi seluruh warganya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



