Jakarta

Ikuti Arahan Gubernur Pramono, Mal Kota Kasablanka Bongkar Pagar Tinggi Pembatas Jalan, Ini Alasannya!

Laode Akbar | 4 Agustus 2026, 16:56 WIB
Ikuti Arahan Gubernur Pramono, Mal Kota Kasablanka Bongkar Pagar Tinggi Pembatas Jalan, Ini Alasannya!
Pagar di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas) kini sudah dibongkar. - (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Kawasan depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Tebet, Jakarta Selatan kini tampil dengan wajah baru yang lebih ramah bagi pejalan kaki.

Pagar besi tinggi yang sebelumnya membatasi area depan pusat perbelanjaan tersebut kini telah resmi dibongkar total.

Langkah ini merupakan bentuk eksekusi nyata dari Instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terkait penertiban pagar tinggi di berbagai pusat perbelanjaan dan perkantoran di ibu kota.

Baca Juga: Prediksi Skor Sparta Praha vs Lyon di Kualifikasi UCL, 5 Agustus 2026: Rekor Kandang Ditantang Dominasi Les Gones

Area Depan Kokas Kini Terbuka dan Terintegrasi Trotoar

Pantauan Akurat Jakarta di lokasi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB menunjukkan perubahan signifikan pada estetika visual dan aksesibilitas Mal Kokas.

Struktur pagar besi tinggi yang selama ini membentang di sepanjang garis depan mal sudah tidak terlihat lagi.Sebagai gantinya, area depan mal kini hanya menyisakan pembatas rendah (bollard) berbahan batu alam di bagian bawah.

Perubahan ini membuat area depan pusat perbelanjaan langsung terintegrasi secara visual dan fisik dengan trotoar di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.

Akses bagi masyarakat pun menjadi jauh lebih inklusif. Jalur pedestrian yang dilengkapi dengan guiding block untuk penyandang disabilitas kini menyatu sempurna dengan pelataran luar mal, sehingga memudahkan pergerakan pejalan kaki tanpa hambatan arsitektural.

Baca Juga: Putra Baskara Baramuli Terpilih Aklamasi di Musda XI, Golkar Jakarta Pusat Jaga Kebersamaan Kader

Di lokasi, aktivitas publik terpantau berjalan normal dan kondusif. Meski arus lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said cukup ramai, hilir mudik pengunjung yang keluar masuk area mal kini tampak lebih leluasa dan praktis karena tidak perlu lagi memutar melewati gerbang pagar yang sempit.

Alasan Keamanan dan Estetika Kota Jakarta

Pembongkaran pagar di Mal Kokas ini menjadi salah satu titik awal penataan ruang publik Jakarta pasca arahan tegas dari Penjabat Gubernur.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi sekaligus menertibkan seluruh pemasangan pagar tinggi di kompleks bisnis, mal, dan perkantoran.

Pramono menegaskan bahwa penggunaan pagar pembatas dengan ukuran yang berlebihan atau terlalu tinggi justru memberikan impresi psikologis yang negatif bagi citra Jakarta di mata publik dan wisatawan.

"Jangan sampai kemudian muncul anggapan bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Berdasarkan koordinasi yang kami lakukan dengan aparat keamanan, saya meyakini Jakarta tetap aman," ujar Pramono saat memberikan keterangan kepada media pada Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga: 17 Ide Lomba Agustusan yang Seru dan Kreatif untuk Semarakkan HUT Ke-81 R

Melalui kebijakan pencopotan pagar tinggi ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dapat menghadirkan konsep tata kota yang lebih terbuka, humanis, dan setara.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling percaya dan menegaskan status Jakarta sebagai kota global yang aman, ramah, serta nyaman bagi seluruh warganya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.