Tak Perlu Jadi Pekerja Jepang, Visa Digital Nomad Bisa Jadi Jalan Tinggal Sementara

AKURAT JAKARTA - Bekerja dari Jepang tanpa harus menjadi karyawan perusahaan Jepang kini bisa menjadi pilihan bagi pekerja remote.
Pemerintah Jepang menyediakan visa digital nomad dalam kategori “Designated Activities” yang memungkinkan pekerja jarak jauh tinggal sementara di Negeri Sakura.
Yang membuat skema ini menarik bukan hanya kesempatan bekerja dari Jepang, tetapi juga kemungkinan membawa keluarga.
Pasangan dan anak dari pemegang visa digital nomad dapat ikut tinggal selama periode yang ditentukan, sehingga skema ini bisa menjadi pilihan bagi pekerja remote yang ingin merasakan kehidupan di Jepang bersama keluarga.
Namun, kesempatan tersebut datang dengan sejumlah persyaratan yang cukup ketat.
Salah satunya adalah kemampuan finansial.
Pemohon harus menunjukkan bukti penghasilan minimal 10 juta yen atau sekitar Rp1,1 miliar per tahun.
Tinggal di Jepang maksimal enam bulan
Visa digital nomad Jepang memberikan izin tinggal selama maksimal enam bulan.
Masa tinggal tersebut tidak dapat diperpanjang, sehingga pemohon perlu memperhitungkan sejak awal berapa lama akan berada di Jepang.
Baca Juga: Sebanyak 26 Kampus AS Jadi Mitra Beasiswa Garuda, Daftarnya Masih Bisa Bertambah
Selain bukti penghasilan, pemohon juga harus menyiapkan formulir aplikasi visa, paspor yang masih berlaku, serta Certificate of Eligibility (CoE). Jika tidak memiliki CoE, ada dokumen tambahan yang harus disiapkan.
Pemohon perlu memberikan dokumen yang menjelaskan rencana aktivitas dan periode tinggal di Jepang.
Bukti asuransi kesehatan juga menjadi persyaratan penting.
Asuransi tersebut harus memberikan perlindungan terhadap kematian, cedera, atau penyakit selama berada di Jepang.
Untuk biaya medis akibat cedera atau penyakit, cakupan minimal yang dipersyaratkan mencapai 10 juta yen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






