Jakarta

OSN 2026 Jadi Bukti Talenta Sains Indonesia Tak Hanya Tumbuh di Pulau Jawa

Anggerhana Denni Rahmawati | 23 September 2026, 17:00 WIB
OSN 2026 Jadi Bukti Talenta Sains Indonesia Tak Hanya Tumbuh di Pulau Jawa
Sekolah negeri luar Jawa ikut bersinar di OSN 2026.

AKURAT JAKARTA - Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan antarsekolah unggulan.

Di balik dominasi sejumlah sekolah swasta, siswa dari sekolah negeri di luar Pulau Jawa juga mampu menunjukkan prestasi hingga meraih medali emas.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Byantara Arkana Nadif dari SMAN 1 Sumatera Barat.

Ia meraih medali emas bidang Kebumian sekaligus mendapatkan tiga penghargaan khusus, yakni Absolute Winner, Best Theoretical Test, dan Best Practical Test.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa di bidang sains tidak hanya terkonsentrasi di sekolah-sekolah yang berada di Pulau Jawa.

Dari Sumatera hingga Kalimantan, sejumlah pelajar sekolah negeri mampu bersaing dalam kompetisi sains tingkat nasional.

Selain Byantara, ada Azzahra Nabilla Sofian dari SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur, yang berhasil membawa pulang medali emas bidang Biologi.

Sekolahnya juga mengoleksi dua medali perak dan satu perunggu dari bidang Matematika, Astronomi, dan Fisika.

Dari Sumatera, MAN 2 Pekanbaru, Riau, juga mencatat prestasi melalui Dean Alvano Zaghlul yang meraih emas bidang Astronomi.

Sekolah tersebut mengumpulkan satu perak dan satu perunggu lainnya.

Baca Juga: Jerawat Muncul Setelah Ganti Skincare, Jangan Langsung Anggap Purging

Sementara itu, MAN Insan Cendekia Serpong menjadi sekolah negeri dengan perolehan medali terbanyak dalam daftar tersebut, yakni tiga emas, dua perak, dan dua perunggu.

Prestasi lainnya datang dari SMAN 8 Jakarta, SMAN 2 Purwokerto, SMAN 1 Bekasi, SMAN 1 Yogyakarta, SMAN 48 Jakarta, dan SMAN 3 Yogyakarta.

Capaian para siswa tersebut menjadi gambaran bahwa kompetisi sains nasional mempertemukan talenta dari berbagai daerah.

Medali emas tidak hanya menjadi milik siswa dari sekolah di pusat-pusat pendidikan Pulau Jawa.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan OSN tidak semata-mata ditujukan untuk mendapatkan medali.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.