Jakarta

Pernah Putus Sekolah dan Jadi Tukang Kebun, Saryono Kini Berhasil Raih Gelar Doktor

Anggerhana Denni Rahmawati | 3 November 2026, 19:15 WIB
Pernah Putus Sekolah dan Jadi Tukang Kebun, Saryono Kini Berhasil Raih Gelar Doktor
Pernah putus sekolah bukan akhir segalanya, Saryono berhasil menuntaskan pendidikan hingga S3. - UNY

AKURAT JAKARTA - Kesempatan melanjutkan pendidikan tidak selalu datang pada waktu yang sama bagi setiap orang.

Sebagian orang harus meninggalkan bangku sekolah karena tuntutan hidup, bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah.

Namun, pengalaman putus sekolah bukan berarti kesempatan meraih pendidikan tinggi harus berakhir.

Hal tersebut dibuktikan oleh Saryono.

Setelah meninggalkan bangku sekolah ketika masih duduk di kelas II SMP dan bekerja sebagai tukang kebun di Jakarta, ia berhasil menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktor.

Pada usia 40 tahun, Saryono resmi menyandang gelar doktor dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan IPK 3,95.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran bagaimana pendidikan kesetaraan dapat membuka kesempatan kedua bagi mereka yang sempat kehilangan akses terhadap pendidikan formal.

Paket B dan Paket C menjadi pintu masuk kembali ke pendidikan

Kisah perjalanan Saryono dikutip dari laman Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (2/11/2026).

Ketika masih duduk di kelas II SMP, ia harus meninggalkan sekolah dan merantau ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Baca Juga: Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!

Di perantauan, Saryono bekerja sebagai tukang kebun. Kondisi tersebut membuat pendidikan formalnya terhenti.

Sementara teman-teman seusianya berkesempatan melanjutkan sekolah, ia harus menghadapi tanggung jawab untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Meski demikian, keinginan untuk kembali belajar tidak pernah benar-benar hilang.

Kesempatan itu akhirnya datang melalui pendidikan kesetaraan.

Saryono menempuh Paket B untuk memperoleh pendidikan setara SMP, kemudian melanjutkan Paket C sebagai pengganti pendidikan setara SMA.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.