Jakarta

Kemenhub Gelar Mudik Gratis Nataru 2026, Siapkan 70 Bus untuk 10 Kota Tujuan, Ini Daftarnya!

M Rahman Akurat | 8 November 2026, 09:04 WIB
Kemenhub Gelar Mudik Gratis Nataru 2026, Siapkan 70 Bus untuk 10 Kota Tujuan, Ini Daftarnya!
Ilustrasi - Mudik gratis Kemenhub tahun lalu.

AKURAT JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menyiapkan program Mudik Gratis Nataru 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

Program tahunan ini dihadirkan agar masyarakat bisa pulang kampung tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang membengkak di akhir tahun.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Kemenhub menyediakan 70 unit bus dengan kapasitas total mencapai 2.882 penumpang. Armada bus yang disiapkan akan melayani perjalanan menuju 10 kota tujuan di Pulau Jawa.

Baca Juga: Golkar DKI Komitmen Tegak Lurus Dukung Bahlil Lahadalia, Tepis Isu Munaslub

Program ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat, khususnya umat Nasrani yang ingin merayakan Hari Raya Natal dan Tahun Baru bersama keluarga besar di kampung halaman.

Selain meringankan biaya perjalanan, mudik gratis ini diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menekan angka kepadatan lalu lintas selama periode libur akhir tahun.

Daftar 10 Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru 2026

Kota-kota yang masuk dalam daftar tujuan program Mudik Gratis Nataru 2026 tersebar di sejumlah wilayah strategis di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Lulus Dokter Spesialis dengan IPK 4,00, Nadia Nur Asifa Pilih Kembali ke Wonosobo untuk Mengabdi

Berikut adalah 10 kota tujuan yang disiapkan oleh Kemenhub:

• Wonosobo

• Solo

• Malang

• Surabaya

• Madiun

• Semarang

• Wonogiri

• Purwokerto

• Cilacap

• Yogyakarta

Dengan total kapasitas 2.882 penumpang, program ini diharapkan bisa menjadi alternatif perjalanan utama bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman di musim liburan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.