Jakarta

ADA ADA AJE: Pembantu Ngelunjak, Minta iPhone Ditolak, Perhiasan Majikan Digasak

Sastra Yudha | 14 September 2023, 23:02 WIB
ADA ADA AJE: Pembantu Ngelunjak, Minta iPhone Ditolak, Perhiasan Majikan Digasak

AKURAT.CO - Kerja sebagai pembantu rumah tangga, harusnya tahu diri. Kamu itu hanya babu. Jangan iri dengan majikan. Lalu minta macam-macam. Karena tak dikasih, lalu mencuri barang milik majikannya.

Seperti dua pembantu di Apartemen Gunawangsa Tidar, Surabaya. Namanya Nur Halimah dan Luthfi Anggraeni. Keduanya benar-benar ngelunjak. Dia minta iPhone ke majikannya. Jelas nggak dikasih. iPhone kan barang mahal.

Dengan alasan tak dibelikan iPhone, Halimah sakit hati. Lalu mengajak Anggraeni membobol brankas majikannya. Menguras semua perhiasan milik majikannya senilai ratusan juta.

Halimah dan Anggraeni bekerja sebagai pembantu rumah tangga di tempat Rena Dewi Hariyanto. Peristiwa itu terjadi Mei 2023 lalu. Perhiasan emas dan logam mulia yang dicuri dari brankas senilai total Rp 212 juta.

Baca Juga: Mau Nonton Konser Musik Gratis? Datang Aja ke Event Livin’ Fest di Mall Grand Indonesia

Sehari-hari Halimah dan Anggraeni tinggal bersama Rena di apartemen tersebut. Karena itu, Rena mulanya tidak mengira bahwa kedua pembantunya itulah yang membobol brankas miliknya.

Belakangan baru diketahui keduanya merencanakan strategi mencuri harta benda di dalam brankas itu ketika dirinya sedang pergi, dimulai dari mengambil kunci brankas di kamar.

Rena mengaku lalai. Tanpa sepengetahuan dirinya, kedua pmbantunya itu melihat dirinya menaruh kunci di bawah televisi di kamarnya. Saat pintu kamar itu dalam keadaan terbuka.

Setelah menguasai kunci brangkas, Halimah dan Anggraeni secara berangsur-angsur mengambil barang berharga di dalam brangkas. Saat Rena pergi. Diawali sebuah gelang emas yang langsung dijual ke Pasar Porong. Gelang itu laku Rp 18 juta.

Baca Juga: Truk Tabrak Motor Lawan Arus di Lenteng Agung Berakhir Damai, Pelanggar Tetap Kena Tilang

Esoknya, kedua pembantu mengambil semua logam mulia dari brankas milik Rena. Lalu menjualnya ke sejumlah toko emas. Total, dapat uang Rp 75,1 juta.

Uang hasil penjualan emas dan logam mulia itu dibagi rata. Masing-masing dapat Rp 37,5 juta. Keduanya pun berfoya-foya.

Halimah mengakui, dari uang itu dirinya akhirnya bisa membeli iPhone yang telah diidam-idamkannya, seharga Rp 15 juta.

Namun kesenangan itu tak berlangsung lama. Rena yang curiga terhadap kedua pembantunya sebagai pencuri, lalu melapor ke polisi.

Baca Juga: Diperiksa Polisi Terkait Judi Online, Wulan Guritno Ngaku Senang Karena Dikasih Ruang Klarifikasi

Halimah dan Anggraeni diintrogasi polisi. Hingga akhirnya kedua pembantu ini mengakui sebagai pencuri. Maka berakhirlah keduanya di balik jeruji besi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.