Sejarah Jakarta: Asal Usul Pisangan Baru Berkaitan dengan Pohon Pisang

AKURAT JAKARTA - Pisangan Baru merupakan salah satu kelurahan yang cukup populer dan strategis di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.
Kawasan ini berbatasan dengan Utan Kayu Selatan, Kayu Manis, dan Jatinegara.
Jika melihat sejarah, konon asal usul Pisangan Baru berkaitan dengan pohon pisang yang banyak tumbuh di zaman dahulu.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal usul Kebon Pala Berkaitan dengan Tanaman Pala
Keberadaan Pisangan ini menambah daftar nama wilayah di ibukota yang namanya diambil dari tananam atau pepohonan.
Seperti halnya Kebon Jeruk, Menteng, Pulo Gadung, Kebon Sirih dan Kelapa Gading.
Pisangan Baru sendiri merupakan salah stau kawasan padat penduduk. Banyak pemukiman warga dan pemukiman warga di kawasan itu.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Sumur Batu dan Kaitannya dengan Sumur Diplester Batu
Hal ini tentu berbeda jauh dengan kondisi kawasan Jakarta, atau Pisangan Baru pada khususnya. Karena dulu Batavia merupakan perkebunan dan hutan.
Konon, dikisahkan pada zaman dahulu banyak pohon pisang yang tumbuh subur di kawasan itu. Tanaman itu ada yang tumbuh liar dan sengaja di budidaya.
Kemudian ditambah imbuhan -an sehingga dinamakan Pisangan. Dan kemudian ditambah dengan kata baru.
Baca Juga: Pameran One Piece di MOI Digelar Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Harga dan Cara Beli Tiketnya
Kata baru sendiri menunjukkan bahwa kawasan itu baru atau hasil penyegaran, bukan lama. Karena itu kemudian kawasan itu dinamakan Pisangan Baru.
Namun, kini pohon pisang sudah tidak ada dan berganti menjadi pemukiman warga serta gedung perkantoran.
Dan bicara pohon pisang, pohon buah berwarna kuning ini banyak tumbuh subur di sejumlah wilayah di Indonesia.
Pisang sendiri merupakan salah satu buah yang kaya akan nutrisi dan vitamin, yang baik untuk kesehatan tubuh dan kesehatan kulit. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 7Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


