Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Pisangan Baru Berkaitan dengan Pohon Pisang

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 8 November 2023, 15:48 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Pisangan Baru Berkaitan dengan Pohon Pisang

AKURAT JAKARTA - Pisangan Baru merupakan salah satu kelurahan yang cukup populer dan strategis di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Kawasan ini berbatasan dengan Utan Kayu Selatan, Kayu Manis, dan Jatinegara.

Jika melihat sejarah, konon asal usul Pisangan Baru berkaitan dengan pohon pisang yang banyak tumbuh di zaman dahulu.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal usul Kebon Pala Berkaitan dengan Tanaman Pala

Keberadaan Pisangan ini menambah daftar nama wilayah di ibukota yang namanya diambil dari tananam atau pepohonan.

Seperti halnya Kebon Jeruk, Menteng, Pulo Gadung, Kebon Sirih dan Kelapa Gading.

Pisangan Baru sendiri merupakan salah stau kawasan padat penduduk. Banyak pemukiman warga dan pemukiman warga di kawasan itu.

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Sumur Batu dan Kaitannya dengan Sumur Diplester Batu

Hal ini tentu berbeda jauh dengan kondisi kawasan Jakarta, atau Pisangan Baru pada khususnya. Karena dulu Batavia merupakan perkebunan dan hutan.

Konon, dikisahkan pada zaman dahulu banyak pohon pisang yang tumbuh subur di kawasan itu. Tanaman itu ada yang tumbuh liar dan sengaja di budidaya.

Kemudian ditambah imbuhan -an sehingga dinamakan Pisangan. Dan kemudian ditambah dengan kata baru.

Baca Juga: Pameran One Piece di MOI Digelar Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Harga dan Cara Beli Tiketnya

Kata baru sendiri menunjukkan bahwa kawasan itu baru atau hasil penyegaran, bukan lama. Karena itu kemudian kawasan itu dinamakan Pisangan Baru.

Namun, kini pohon pisang sudah tidak ada dan berganti menjadi pemukiman warga serta gedung perkantoran.

Dan bicara pohon pisang, pohon buah berwarna kuning ini banyak tumbuh subur di sejumlah wilayah di Indonesia.

Pisang sendiri merupakan salah satu buah yang kaya akan nutrisi dan vitamin, yang baik untuk kesehatan tubuh dan kesehatan kulit. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.