Jakarta

Viral Asam Sulfat Gegara Gibran Salah Ucap, Apa Sih Bedanya dengan Asam Folat? Begini Penjelasannya

Sastra Yudha | 5 Desember 2023, 20:38 WIB
Viral Asam Sulfat Gegara Gibran Salah Ucap, Apa Sih Bedanya dengan Asam Folat? Begini Penjelasannya

AKURAT JAKARTA - Hari ini, Selasa (5/12/2023), media sosial diramaikan oleh postingan terkait Asam Sulfat. Apa sih itu? Kenapa kok tiba-tiba jadi viral?

Ternyata gara-gara Cawapres 02, Gibran Rakabuming Raka, salah ucap. Dalam sebuah pidatonya, Putra bungsu Presiden Jokowi itu meminta ibu-ibu hamil agar banyak mengonsumsi asal sulfat. Lho...lho...gak bahaya ta?

Ya jelas bahaya. Kalau ibu hamil mengonsumsi asam sulfat dalam jumlah banyak, ya bisa mati. Tak hanya dirinya, tapi juga bayi yang dikandungnya.

Mungkin yang dimaksud Gibran adalah asam folat. Kalau ini memang sangat dianjurkan agar dikonsumsi ibu hamil, agar bayi dan ibunya sehat.

Baca Juga: Jalur Mudah Masuk Surga Cara Mbah Hamid, Seperti Dikisahkan Gus Baha dalam Ceramahnya, Begini Katanya

Nama keduanya memang mirip. Namun, sangat berbeda. Asam sulfat adalah zat mineral yang kuat dan kerap digunakan pada industri kimia.

Sedangkan asam folat adalah vitamin yang larut dalam air dan baik untuk dikonsumsi, apalagi bagi ibu hamil.

Nah, simak baik-baik perbedaan Asam Sulfat dan Asam Folat di bawah ini, agar kalian tak ikut-ikutan salah ucap.

Mengutip dari laman resmi CDC, Asam Sulfat merupakan zat yang berupa cairan padat, tidak berwarna, berminyak dan bersifat korosif. Kode ilmiahnya adalah H2SO4.

Ini adalah zat yang sangat berbahaya. Jangankan dikonsumsi. Terpapar zat asam sulfat dapat merusak kulit, mata, gigi, dan paru-paru. Bahkan zat ini dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga: WADUH! Tak Ada Lagi Pilkada di Jakarta Setelah 2024, Gubernur Dipilih Langsung oleh Presiden, Kok Bisa? Begini Penjelasannya

Paling mudah dipahami, zat asam sulfat ini merupakan kandungan pada air aki. Dalam berbagai konsentrasi, asam sulfat digunakan dalam pembuatan pupuk, pigmen, pewarna, obat-obatan, detergen, garam, bahkan jadi bahan peledak.

Asam sulfat juga merupakan zat dehidran kuat dan mudah bereaksi dengan air. Zat ini bahkan mampu membakar bahan organik seperti kayu, kertas atau gula, dan meninggalkan residu karbon.

Bisa dibayangkan kan, betapa bahayanya jika sampai mengonsumsi zat asam sulfat. Apalagi bagi ibu hamil.

Baca Juga: Pj Gubernur Heru Budi Bertemu Empat Mata dengan Menko PMK Muhadjir Effendi, Kira-kira Apa yang Dibahas ya? Ini Dia Jawabannya

Sedangkan asam folat merupakan jenis vitamin B yang biasanya ditemukan dalam makanan seperti kacang kering, kacang polong, jeruk, produk gandum, hati, asparagus, brokoli, kecambah, dan bayam.

Mengutip laman Healthline, asam folat dapat membantu tubuh memproduksi dan memelihara sel-sel baru dan juga membantu mencegah perubahan pada DNA yang dapat menyebabkan kanker.

Sebagai obat, asam folat digunakan untuk mengobati defisiensi asam folat dan beberapa jenis anemia (kekurangan sel darah merah) yang disebabkan oleh defisiensi asam folat.

Selain itu, asam folat juga digunakan dalam kombinasi dengan obat lain untuk mengobati anemia pernisiosa, aplastik, atau normostik.

Baca Juga: Daftar Caleg DPRD Provinsi DKI Dapil Jakarta 1 dari Partai Golkar, Basri Baco Kembali Maju, Cek Selengkapnya di Sini

Adapun manfaat asam folat bagi tubuh kita antara lain sebagai berikut:

  • Meningkatkan kemampuan berpikir
  • Menurunkan gejala depresi
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mencegah gangguan kehamilan
  • Menjaga kesehatan jantung

Nah, demikian informasi seputar perbedaan antara asam sulfat dan asam folat, agar tidak salah dipahami. Semoga bermanfaat! (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.