Jakarta

Ini Pendapat Habib Husein Ja’far Al Hadar Soal Hukum Umat Islam Mengucapkan Selamat Hari Raya Natal, Kalau Kamu Ikut Pendapat yang Mana?

Fadhil Dhuha Rizqullah | 25 Desember 2023, 13:12 WIB
Ini Pendapat Habib Husein Ja’far Al Hadar Soal Hukum Umat Islam Mengucapkan Selamat Hari Raya Natal,  Kalau Kamu Ikut Pendapat yang Mana?

AKURAT JAKARTA - Selebgram yang juga da'i muda, Habib Husein Ja’far Al Hadar, mengemukakan pandangan ulama mengenai hukum mengucapkan selamat Natal bagi Muslim.

Dikatakan Habib Ja'far, pendapat ulama berbeda terkait hukum mengucapkan selamat Natal. Beberapa ada yang membolehkan, dan yang lain mengharamkan.

Namun, Habib Husein Ja’far Al Hadar sendiri cenderung setuju pada pandangan yang membolehkan umat Islam mengucapkan Selamat Natal.

Pendapat itu merujuk pada dasar-dasar seperti ayat dalam Al-Qur'an yang menyatakan selamat atas kelahiran Nabi Isa.

“Salah satunya menurut Al-Qur’an, ketika kita membuka surah Maryam ditemukan di sana ada ayat menyatakan selamat atas kelahiran Nabiyullah Isa yang merupakan salah satu nabi dalam keyakinan kita,” kata Habib Ja’far dikutip dari tayangan YouTube Salaam Indonesia, Senin  (25/12/2023).

Baca Juga: Warga Tangerang Jangan Lupa! Besok Ada Konser Gratis Denny Caknan dan Budi Doremi, Simak Lokasinya di Sini

Habib Ja’far juga menyoroti hadis Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan sikap toleransi terhadap sesama manusia, termasuk ketika Nabi berdiri menghormati jenazah seorang Yahudi.

“Nabi berhenti ketika khutbah dan maju ke depan masjid, berdiri mengheningkan cipta, menghormati seorang Yahudi yang mati dan digotong pada saat itu,” jelasnya.

Dengan penuh keyakinan, Habib Ja’far menyampaikan bahwa keimanan yang berbeda dengan umat Kristiani, tidak menjadi halangan untuk mengucapkan selamat Natal, mengingat Isa adalah nabi dalam keyakinan Islam.

Baca Juga: Indonesia Urutan 4 Negera Paling Indah di Dunia, Ungguli Turki dan Perancis, Siapa yang Pertama?

Pendapat Habib Husein Ja’far ini memberikan perspektif yang terbuka dan toleran terhadap perbedaan keyakinan, menekankan pentingnya menghormati sesama manusia meskipun ada perbedaan agama. (*)





Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.