AKURAT.CO - Selama enam bulan Dinas Sosial DKI Jakarta melakukan rehabilitasi terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang terjaring razia Satpol PP.
Mereka dibina selama enam bulan di panti sosial sebelum dikembalikan ke masyarakat.
"Mereka selama enam bulan direhabilitasi, kami berikan pelatihan bekerja sama dengan PPKD (Pusat Pelatihan Kerja Daerah) atau dengan Disnaker (Dinas Tenaga Kerja)," kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari di Ruang Pola Blog G, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa.
Pelatihan tersebut disesuaikan dengan bakat masing-masing seperti pelatihan montir, pelatihan las, dan lain sebagainya, sehingga mereka nantinya mempunyai keterampilan.
Jika warga yang terjaring razia PPKS tersebut memiliki keluarga, maka akan dikembalikan ke keluarganya karena rehabilitasi yang paling baik dilaksanakan oleh keluarga.
Namun, jika saat pendataan orang tersebut tidak memiliki keluarga di Jakarta dan tidak memiliki KTP DKI, maka akan dipulangkan ke daerah asal.
"Jika dia tidak punya keluarga kita lakukan lagi pengecekan biometrik, apakah dia punya keluarga di luar Jakarta jika memang punya, kami akan bekerja sama dengan Dinas Sosial daerah lain untuk melakukan pemulangan," jelas Premi.
Namun, jika orang yang terjaring razia PPKS terbukti tidak memiliki keluarga di Jakarta ataupun di luar Jakarta, orang tersebut akan dirujuk ke panti sosial sesuai klaster.
"Jika memang tidak ditemukan hal itu, kita rujuk sesuai dengan klaster, apakah dia anak, kalau dia anak, maka kita masukan ke panti anak, apakah dia remaja, maka dia akan masuk ke dalam panti remaja, apakah dia lanjut usia (lansia) maka akan masuk ke dalam panti lansia," ujar Premi.
Orang yang terjaring razia PPKS akan mendapat rehabilitasi fisik dan sosial, sehingga mereka bisa dikembalikan kepada masyarakat.
"Dilakukan pelatihan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja. Harapannya setelah mempunyai keterampilan atau pekerjaan, mereka bisa kembali ke keluarga," ucap Premi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




