Berdarah Dingin, Israel Akui Telah Bunuh Dua Jurnalis Al Jazeera dan Tuduh Sebagai Anggota Hamas

AKURAT JAKARTA - Keji, Israel kembali habisi jurnalis di Gaza dan tuduh sebagai anggota Hamas.
Ya, Israel baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa mereka benar membunuh dua orang jurnalis bernama Ismail al-Ghoul dan Rami al-Rifi juru kamera berita Al Jazeera.
Pembunuhan itu dilakukan dengan melalui serangan udara pada Rabu (31/7) di Kota Gaza.
Baca Juga: Pesona Kim Yeji, Atlet Tembak Asal Korea Selatan yang Curi Perhatian Publik
Israel dengan sengaja mengincar mobil sang jurnalis yang pada saat itu dirinya baru melangsungkan liputan atas kematian Ismail Haniyeh didekat rumah sang mujahid.
Namun nahas, mobil yang dikendari Ismail Al-Gholul dan Rami Al-Rifi habis dirudal zionis.
Israel bahkan beri alasan mereka bahwa Ismail Al-Ghoul adalah anggota Hamas dan terlibat dalam aksi penyerangan pada 7 Oktober 2023 terhadap militer Israel.
Baca Juga: Tampil Santai Tanpa Alat Bantu, Atlet Tembak Asal Turki Yusuf Dikec Berhasil Raih Medali Perak
Mereka bahkan dengan bangga memberikan pernyataan bohong tersebut agar pembunuhan yang mereka lakukan dibenarkan.
"Ismail Al-Ghoul adalah anggota unit elite Nukhba yang ikut serta dalam serangan 7 Oktober dan memberi intruksi kepada anggota Hamas tentang cara merekam operasi. Dan ia terlibat dalam perekaman dan publikasi serangan terhadap pasukan Israel," katanya dikutip dari laman berita Reuters pada Kamis (1/8).
Israel kemudian menambahkan bahwa aktivitas Ismail Al-Ghoul sangat membahayakan sehingga harus dihabisi nyawanya dengan segera.
Baca Juga: Viral, Ramai Narasi Presiden Turki Endorgan Tolak Salaman Dengan Prabowo, Ada Apa Gerangan?
"Aktivitasnya dilapangan merupakan bagian penting dari aktivitas militer Hamas," katanya lagi.
Menanggapi hal tersebut Al Jazera mengkonfirmasi bahwa tuduhan yang dikabarkan Israel tidaklah benar.
"Al Jazeera dengan tegas menolak tuduhan tak berdasar Israel bahwa koresponden jaringan tersebut Ismail Al Gholul yang tewas dalam serangan Israel di Gaza adalah anggota Hamas" kata Aljazeera dalam pernyataan tertulis.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 3Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 8Kabar Gembira! BSU Rp 900 Ribu untuk Pekerja Cair November-Desember 2026, Ini Syarat Lengkapnya
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







