Gempa NTT Sisakan Trauma, Ribuan Guru dan Siswa Jadi Sasaran Pemulihan

AKURAT JAKARTA - Gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggalkan persoalan yang tidak selalu terlihat secara kasatmata.
Selain kerusakan bangunan dan keterbatasan fasilitas belajar, siswa dan guru yang berada di wilayah terdampak juga harus menghadapi tekanan psikologis setelah bencana.
Kondisi tersebut membuat pemulihan sektor pendidikan tidak cukup dilakukan dengan memperbaiki ruang kelas atau menyalurkan perlengkapan sekolah.
Pemulihan mental warga sekolah menjadi bagian penting agar kegiatan belajar-mengajar benar-benar dapat kembali berjalan.
Saat ini, program pendampingan psikososial telah menjangkau sekitar 75 sekolah di wilayah terdampak gempa.
Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu siswa maupun tenaga pendidik menghadapi dampak psikologis yang muncul setelah bencana.
Tantangan berikutnya adalah memperluas pendampingan agar tidak berhenti di puluhan sekolah.
Pemerintah menyiapkan pelatihan bagi 120 fasilitator tingkat nasional dan 1.700 fasilitator daerah.
Para fasilitator tersebut nantinya akan membantu memberikan pendampingan kepada sekitar 51 ribu pendidik dan tenaga kependidikan yang tersebar di tujuh kabupaten terdampak.
Besarnya sasaran pendampingan menunjukkan bahwa pemulihan pendidikan bukan hanya persoalan anak-anak yang kembali masuk kelas.
Guru juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Mereka perlu mendapatkan dukungan agar dapat kembali menjalankan perannya sekaligus mendampingi siswa yang masih mengalami dampak psikologis akibat gempa.
Di sisi lain, kebutuhan dasar warga sekolah juga tetap menjadi perhatian.
Bantuan logistik senilai Rp6 miliar telah disalurkan ke tujuh kabupaten yang terdampak paling parah.
Bantuan itu terdiri dari 10.000 porsi makanan anak, 1.000 paket sembako, 5.500 school kit, 1.500 family kit, serta 10.000 buku bacaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





