Jakarta

Sebelum Hilang Kontak, Wali Kota Sibolga Sempat Kirim Pesan WA

Aisya Nur Aziza | 28 November 2025, 19:52 WIB
Sebelum Hilang Kontak, Wali Kota Sibolga Sempat Kirim Pesan WA

 

AKURAT JAKARTA - Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik, dilaporkan masih hilang kontak setelah bencana banjir dan longsor parah melanda wilayah Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Selasa (25/11/2025).

Hingga Jumat (28/11/2025), kondisi dan keberadaan Wali Kota belum diketahui pasti.

Ketua DPP Nasdem Teritorial Sumut-Aceh, Bakhtiar Ahmad Sibarani, membenarkan bahwa pihaknya belum dapat berkomunikasi dengan Akhmad Syukri.

Bakhtiar menjelaskan, kontak terakhir terjadi pada Selasa siang (25/11/2025) melalui ponsel.

Baca Juga: Ketua DPP NasDem Sumut Konfirmasi Wali Kota Sibolga Terjebak dan Gagal Dihubungi Sejak Selasa

Dalam pesan yang dikirimkan, Wali Kota mengabarkan dirinya terjebak banjir dan longsor di daerah Sitahuis, Tapanuli Tengah, saat sedang dalam perjalanan menuju Sibolga.

Sementara itu ia juga menyampaikan rasa empati terhadap korban bencana alam dan berharap kabar baik dari Wali Kota.

"Kita doakan yang terbaik. Dan semoga Wali Kota Sibolga dalam kondisi baik," harapnya, sembari mendoakan kondisi di Tapteng dan Sibolga segera pulih kembali

sBaca Juga: Polda Sumut Kerahkan Starlink untuk Akses Komunikasi Darurat Korban Banjir dan Longsor

Komunikasi Blackout dan Bantuan Terhambat

Masalah komunikasi tidak hanya menimpa Wali Kota.

Ketua DPW Nasdem Sumatera Utara, Iskandar ST, mengungkapkan bahwa seluruh kader Nasdem di sana juga tidak bisa dihubungi akibat terputusnya jaringan.

Iskandar menegaskan, terputusnya jaringan komunikasi membuat situasi di lapangan sulit dipantau, termasuk keberadaan Wali Kota Sibolga.

Baca Juga: Alibi Curah Hujan Ekstrem, Walhi Sebut Kerusakan Hutan Batang Toru Jadi Pemicu Utama Bencana

Kondisi tersebut juga menghambat proses penyaluran bantuan dari Partai Nasdem kepada warga yang terdampak banjir dan longsor.

Pihaknya kini sedang mencari cara untuk menjangkau wilayah Sibolga, mengingat banyak ruas jalan terputus akibat longsor. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.