Trump Tak Goyah, Ambisi Caplok Greenland Berlanjut Meski Eropa Kirim Personel Militer

AKURAT JAKARTA - Amerika Serikat tegaskan tak akan mundur sedikit pun dari rencana awalnya untuk mengambil alih Greenland.
Hal ini disampaikan langsung oleh Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, yang menyebutkan bahwa kehadiran militer dari Uni Eropa tidak akan memengaruhi keinginan Trump.
"Kehadiran pasukan Eropa tidak akan memengaruhi proses pengambilan keputusan Presiden, dan juga tidak memengaruhi tujuannya untuk mendapatkan Greenland," tegas Leavitt dalam konferensi pers pada Kamis (15/1/2026).
Baca Juga: Sindir Donald Trump, Pemimpin Tertinggi Iran Unggah Ilustrasi 'Firaun' di Media Sosial
Keseriusan itu lantas membuat negara-negara di Eropa mulai mengirimkan rombongan militer ke Greenland.
Lantaran takut akan adanya serangan atau upaya paksa dari AS untuk mengambil alih pulau tersebut.
Adapun menurut laporan, bantuan yang datang dari Eropa terdiri dari 13 regu pengintai dari Jerman, 15 ahli medan gunung untuk dukung kekuatan laut dan udara dari Prancis.
Baca Juga: Alasan Keamanan Nasional, Trump Terobsesi Rebut Greenland dari Denmark
Serta negara Eropa lain seperti Swedia, Norwegia, Inggris, Belanda, dan Finlandia yang turut mengirimkan personel militer dalam jumlah terbatas.
Lantas mengapa Trump sangat menginginkan Greenland?
Greenland merupakan pulau yang akan sumber mineral berharga.
Selain itu, ia menganggap lokasi Greenland sangat penting untuk keamanan Amerika agar tidak didahului oleh Rusia atau China.
Baca Juga: Iran Sebut Sanksi Ekonomi AS Ilegal dan Tak Manusiawi, Perdagangan Global Terancam
Bahkan, laporan media menyebutkan Trump sudah memerintahkan militer AS untuk menyiapkan rencana invasi jika diperlukan.
Sejauh ini, pertemuan antara pejabat AS dengan pihak Denmark dan Greenland berakhir buntu karena Amerika tetap bersikeras ingin membeli pulau tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









