Jakarta

Detik-detik Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Mahasiswa yang Sedang Jalan Kaki di Semarang, Berawal Pikup Tabrak Espass

Ainun Kusumaningrum | 6 Juni 2024, 12:05 WIB
Detik-detik Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Mahasiswa yang Sedang Jalan Kaki di Semarang, Berawal Pikup Tabrak Espass

AKURAT JAKARTA - Detik-detik Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Mahasiswa yang Sedang Jalan Kaki di Semarang, Berawal Pikup Tabrak Espass.

Kecelakaan maut tepatnya di jalur pantura di Jalan Walisongo, Kecamatan Ngaliyan, Senin (3/6/2024) sekitar pukul 20.30 WIB.

Identitas korban Faradila Permata Sari (24) dan Anindita Mutiara Tantri (23).

Baca Juga: Kecelakaan Maut Mitsubishi Pajero Tabrak Pantat Truk Tronton, 5 Orang Tewas di Lokasi Kejadian Tol Binjai-Langsa

Kedua mahasiswi tersebut berasal dari Kabupaten Pemalang.

Seorang balita, Adeline Putri Zaneta (3) warga Grobogan, juga menjadi korban.

Kronologi kecelakaan maut berawal saat mobil pikap nopol H 8869 QM yang dikendarai Slamet Riyadi (30) warga Kendal.

Baca Juga: Bang Zaki Sebut Jakarta Butuh Pemimpin yang Berupaya Nyata Atasi Kemacetan, Berikut Stratagi yang Ditawarkan

Pikup melaju dari Kota Semarang menuju Kendal. Tiba di lokasi, pikap menghantam mobil parkir.

Mobil yang dihantam Daihatsu Espass warna hitam nopol H 8728 NE yang parkir di bahu jalan sebelah kiri menghadap ke barat.

Kerasnya benturan membuat pikap terpental dan menghantam kedua korban yang sedang berjalan kaki.

Baca Juga: Sah jadi WNI, Calvin Verdonk Belum Bisa Turun Lawan Irak

Balita di lokasi selamat, namun menderita luka di pelipis akibat terkena pecahan kaca.

Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Tri Handoko membenarkan kejadian tesebut.

Menurut dia, kedua korban sedang magang di Semarang. Mereka kuliah di Pekalongan.

"Saat sedang berjalan mereka dihantam pikap yang oleng,” katanya.

Dia menuturkan, korban Fardila dan Anindita sempat dibawa ke RSUD Tugurejo Semarang. Namun, meninggal dunia dalam perawatan akibat luka berat di kepala.

Balita yang kena pecahan kaca juga dirawat di rumah sakit yang sama. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.