Bunuh Diri Karena Tak Kuat Dibully Senior, Mahasiswi PPDS Anestesi Undip Tenyata Ingin Berhenti Sejak Awal Semester

AKURAT JAKARTA - dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswi PPDS Anestesi Undip sedang ramai diperbincangkan publik.
ARL diduga bunuh diri dengan cara menyuntikkan obat penenang yang hanya bisa diakses oleh dokter Anestesi dan dokter PPDS yang biasanya disuntikkan melalui infus.
Korban yang akrab disapa Risma ini diketahui sedang menjalani program spesialis dokter Anestesi dan sudah menginjak semester 5.
Baca Juga: Dokter PPDS Bunuh Diri, Kemenkes Hentikan Sementara Program Studi Anestesi Undip
Risma dikenal sebagai mahasiswi cerdas selama menempuh pendidikan dokter.
Risma berhasil raih predikat cumlaude saat menjalani pendidikan dokter umum di Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung Semarang.
Menurut pengakuan beberapa temannya, Risma mahasiswi angkatan 2014 tersebut mempunyai IPK 3,9.
"Mba risma selama kuliah cerdas sekali orgnya, ipk nya selalu cumlaude dan mmg terkenal cerdas di angkatan. Terakhir ipknya 3,8 atau 3,9 waktu itu. Kasian sekali" ungkap akun @mecobalamiin.
Tak hanya itu, sebuah pengakuan mengejutkan datang dari unggahan seorang dokter yang mengungkapkan bahwa korban sempat mengisi survei dari Kemenkes mengenai depresi.
"Innalillahi wa inna ilaihi raajiiuun. Dengar kabar ada dokter PPDS yang meninggal. Diduga bunuh diri. Ternyata tahun lalu, beliau sempat mengisi survei Kemenkes soal depresi. Sebuah kehilangan berharga. Apapun penyebab kematian beliau, harusnya itu jadi kasus yang pertama dan terakhir. Bagaimana kita memandang dan memperlakukan dokter junior dan PPDS ini jelas perlu bentuk pendekatan baru yang lebih memanusiakan mereka. Resiprokal," tulis akun @dr_koko28.
Hal tersebut kemudian dibenarkan oleh akun yang di ketahui adalah teman korban.
Menurut pengakuan temannya di media sosial X, Ia menyebut jika korban memiliki riwayat penyakit saraf kejepit dan depresi yang mengharuskannya rawat jalan.
Pada awal pendidikan, Risma mengaku sudah tidak cocok dengan prodi Anestesi tersebut.
Aulia Risma Lestari, sempat ingin mengundurkan diri, namun posisinya sebagai PNS dan ketidakmampuannya untuk membayar pinalti.
Risma sempat mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan namun ditolak.
"Setau saya mba risma pernah cuti saat semester 1 krn mrsa tdk cocok diprodi anestesi. Tp mba risma pns daerah dan tubel, jika mundur dari prodi akan ada pinalti denda dan beliau tdk sanggup membayar pinalti tsb. Sdh pernah ke dinkes jg, tp dinkes tdk bs bantu." jelas akun @mecobalamiin lagi.
"Sejak saat itu mba risma memiliki depresi yg mengharuskan utk rawat jalan diklinik psikiatri. Selain itu jg mba risma ada sakit HNP(saraf kejepit) dan sdh 2x operasi. Beliau jg pernah mengisi survei kemenkes soal pembully an tp mmg senioritas turun temurun itu sulit dihentikan" sambungnya (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







