Jakarta

Dokter PPDS Anestesi Undip Bunuh Diri dengan Cara Menyuntikan Obat Penenang, Polisi Ungkap Adanya Indikasi Bully

Titania Isnaenin | 15 Agustus 2024, 08:38 WIB
Dokter PPDS Anestesi Undip Bunuh Diri dengan Cara Menyuntikan Obat Penenang, Polisi Ungkap Adanya Indikasi Bully

AKURAT JAKARTA - Viral, mahasiswi PPDS Anestesi Undip bunuh diri karena adanya indikasi bully.

Kabar tersebut jadi trending topik di media sosial lantaran belum ada kejelasan dari pihak Universitas dalam menanggapi kasus bully ini.

Mahasiswi berinisial ARL alias Aulia Risma Lestari, meninggal dunia saat ditemukan di kamar kosnya di kawasan Lempongsari Kecamatan Gajahmungkur Semarang, pada Rabu (14/8).

Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab KDRT Armor Toreador yang Viral di Media Sosial, Salah Satunya Dipicu Karena Ketahuan Nonton Video Syur

Mahasiswi yang sedang menjalani program pendidikan dokter spesialis Anestesi ini diketahui juga bekerja di RS Kardinah Tegal.

Dalam olah kejadian perkara, pihak kepolisian Kapolsek Gajahmungkur Kompol Agus Hartono menyebut telah menemukan buku harian korban yang berisi keluh kesahnya dengan senior.

Dari sejumlah petunjuk di TKP, korban diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara menyuntikkan obat penenang ke tubuhnya.

Baca Juga: Gempa Megathrust Hantui Wilayah Indonesia, Berpotensi Terjadi Tsunami Besar Melebihi Aceh

“Anak itu sudah minta resign, keterangan dari ibunya, sudah curhat. Kedua (penyebab) mungkin menghadapi seniornya, kan perintahnya (senior) sewaktu-waktu, minta ini, itu, ini, itu, keras,” ujar Kompol Agus.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.