Alami Kerugian Besar, KAI Akan Proses Hukum Truk yang Terobos Palang Kereta Api di Bantul

AKURAT JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) siap proses hukum sopir truk yang trobos palang pintu kereta di Stasiun Sentolo-Stasiun Rewulu, Kabupaten Bantul, DIY.
Kejadian yang terjadi pada 25 September 2024 pukul 03:52 WIB tersebut memicu tabrakan kecelakaan Kereta Api Taksaka jurusan Stasiun Gambir-Yogyakarta dengan truk yang mengakibatkan kerugian kurang lebih Rp1,9 Miliar.
Namun lebih lanjut, Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa kerugian masih dalam proses perhitungan.
"Saat ini untuk kerugian masih dalam proses perhitungan,” tuturnya.
Meski tidak ada korban jiwa, KAI mengklaim mengalami sejumlah gangguan seperti terlambatnya pemberangkatan jadwal kereta api.
Termasuk keterlambatan KA 70 Taksaka yang mengalami kelambatan 192 menit.
Tak hanya Taksaka, setidaknya ada 6 jadwal pemberangkatan kerta lain yang terganggu akibat kejadian laka Taksaka dengan truk yakni sebagai berikut.
Baca Juga: Simak Jadwal Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Ketiga Zona Asia
- KA 90 Mataram terlambat 15 menit
- KA 104 Singasari terlambat 24 menit
- PLB 136a PLB 136a (Bogowonto) terlambat 27 menit
- KA 581 (KA bandara ke YIA) terlambat 24 menit
- PLB 564A (KA bandara ke Yogyakarta) terlambat 41 menit
- PLB 701A (KA bandara ke YIA) terlambat 16 menit
Adapun sebelumnya kecelakaan tersebut terjadi saat sopir truk dengan sengaja menerobos palang pintu serta mengabaikan sirene kereta api yang sudah berbunyi.
“Kejadian bermula ketika sopir truk berpelat nomor B 9240 UIQ tidak mengindahkan sirene atau isyarat kereta api akan lewat. Sehingga dia terjebak dan membuat temperan (tabrakan) terjadi. Masinis/Asmas kami harus menjalani perawatan di RS," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Akibat jarak kereta yang sudah dekat, truk akhirnya tertabak kereta api dan membuat kerusakan lokomotif dan pos penjagaan.
Sementara itu, masinis dan petugas asisten KA Taksaka mengalami cedera yang selanjutnya dirawat di Rumah Sakit PKU Muhamadiyah Wates. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






