Waspada Kasus Beras Kurang Takaran Jelang Lebaran Idul Fitri, Kemasan 5 Kilogram Bohong!

AKURAT JAKARTA - Waspada Kasus Beras Kurang Takaran Jelang Lebaran Idul Fitri, Kemasan 5 Kilogram Bohong!
Kini kasus ini diselidiki Satgas Pangan Polri atas temuan beras kemasan 5 kg yang ternyata memiliki berat kurang dari seharusnya.
Hal ini juga menjadi perhatian khusus Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi).
Baca Juga: Pelaku Pungli THR di Pasar Induk Ditangkap Polisi, Begini Modusnya
Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, meminta agar kepolisian segera melakukan penyelidikan.
Sebab, menurutnya hal ini dapat merugikan pengusaha penggilingan padi yang beroperasi dengan jujur.
Pihaknya menduga kecurangan ini terjadi pada level penggilingan kecil atau distributor yang melakukan pengemasan ulang menggunakan alat timbang sederhana.
"Kalau penggilingan menengah dan besar umumnya sudah memakai alat timbang modern dan otomatis," ujarnya, dilansir dari RRI.
Sebelumnya, Satgas Pangan Polri telah menerima laporan terkait kasus ini setelah ramai dibahas di media sosial, khususnya YouTube Shorts.
Wakasatgas Pangan, Kombes. Pol. Samsul Arifin, menegaskan bahwa Polri akan terus memantau distribusi bahan pokok menjelang Idulfitri.
"Penyimpangan dalam distribusi bahan pangan, baik dari segi takaran maupun harga, memang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan nasional.
Namun kami belum dapat memberikan detail lebih lanjut mengenai lokasi temuan dan hasil penyelidikan yang sedang berlangsung," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso, angkat bicara ihwal temuan beras kemasan 5 kilogram yang hanya berisi 4 hingga 4,8 kilogram.
Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti laporan warganet tentang temuan beras tak sesuai takaran itu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih



