Jakarta

Viral! Pria Ngaku Anak Kandung Denada Tambunan Selain Ressa dan Aisha, Ini Pernyataan Sikap Manajemen dan Keluarga

M Rahman Akurat | 9 Februari 2026, 09:29 WIB
 Viral! Pria Ngaku Anak Kandung Denada Tambunan Selain Ressa dan Aisha, Ini Pernyataan Sikap Manajemen dan Keluarga

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial, seorang pria mengaku sebagai anak kandung dari artis yang juga penyanyi Denada Tambunan.

Bukan Ressa Rizky Rossano dan Aisha Aurum. Dalam video yang beredar itu dinarasikan bahwa Denada memiliki tiga orang anak.

Setelah heboh gugatan Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak kandung Denada, yang kemudian diakui oleh Denada, kini ada pria yang juga mengaku sebagai anaknya.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Bunga Bangkai dan Rafflesia, Dua Raksasa Flora Indonesia

Pernyataan bahwa Denada memiliki tiga anak juga keluar dari mulut penyanyi dangdut senior, Tessa Mariska.

Bahkan ada seorang pria bernama Muara Karta, mengaku sebagai teman dekat ayah kandung Denada, juga menyebut bahwa Denada punya tiga anak kandung.

Pria yang mengaku berprofesi sebagai pengacara ini mengatakan kenal persis sosok keluarga Denada, sejak sang ayah Rio Tambunan masih hidup.

Dan perilaku Denada di masa muda, kata Muara Karta, juga dekat dengan kehidupan malam. Muara Karta juga mengungkapkan bahwa Denada punya 3 anak.

“Ressa ini saya gak tahu, adiknya pun Ressa ada, adiknya adiknya juga ada, jadi 3 bersaudara mereka,” katanya kepada media dikutip dari Instagram Gosip_Danu.

Dia mengaku kaget ketika Ressa muncul ke public dan mengaku sebagai anak Denada. “Menyangkut anaknya yang tak diakui namanya Ressa, saya juga kaget,” jelasnya.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Deretan Libur Panjang 2026 Siap Bikin Kamu Traveling

Terkait isu liar tersebut, pihak manajemen dan keluarga Denada mengeluarkan pernyataan sikap resmi. Denada menegaskan bahwa isu tersebut hoax dan fitnah.

Berikut isi pernyataan resmi manajemen dan keluarga Denada:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Dengan ini, manajemen dan keluarga Denada menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait beredarnya informasi, narasi, dan pemberitaan yang bersifat fitnah, tidak berdasar, serta tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum di ruang publik, termasuk di media sosial.

Kami menyatakan keberatan keras atas keterlibatan pihak-pihak yang tanpa kewenangan, tanpa kapasitas, dan tanpa alat bukti yang sah telah menambah, menggiring, maupun menyebarluaskan gosip dan asumsi pribadi.

Dengan ini kami menegaskan secara jelas dan tidak terbantahkan, bahwa: Denada hanya memiliki 2 (dua) orang anak kandung, yaitu Ressha dan Aisha.

Segala bentuk pemberitaan, pernyataan, maupun narasi yang menyebutkan Denada memiliki anak selain Ressha dan Aisha adalah tidak benar, menyesatkan, dan berunsur fitnah.

Baca Juga: 27 Tahun Berdiri dan Punya Lebih dari 1000 Anggota, Bupati Tangerang: Koperasi Al-Husna Balajara Harus Dapat Penghargaan

Sehubungan dengan hal tersebut, manajemen dan keluarga Denada mempertimbangkan secara serius penggunaan upaya hukum baik pidana maupun perdata.

Tidak terbatas pada ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah, serta peraturan perundang-undangan lain yang relevan.

Kami juga mengimbau dengan tegas kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk spekulasi, maupun pernyataan yang berada di luar kapasitas dan kewenangannya.

Setiap tindakan lanjutan yang tetap dilakukan setelah pernyataan ini dapat dipertimbangkan sebagai perbuatan yang disengaja dan berpotensi memiliki konsekuensi hukum.

Denada, dalam hal ini, secara tegas mencadangkan seluruh hak hukumnya untuk menempuh langkah hukum yang dianggap perlu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

Baca Juga: Awal Puasa Tetap Kerja, Tapi Lebaran Liburnya Panjang! Cek Jadwal Lengkapnya

Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Kami mengharapkan kerja sama dan pengertian dari masyarakat luas untuk bersikap bijak dan bertanggung jawab.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.