Mahasiswa Nekat Jual Ganja di Kampus, Beli di Media Sosial

AKURAT.CO - Seorang Mahasiswa di Jakarta Pusat nekat membeli dan menjual ganja di kampus melalui media sosial Instagram.
RP (23) mahasiswa semester akhir di fakultas teknik salah satu kampus di Jakarta Pusat mengaku awalnya mendapat ganja dari teman di kampus.
Dalam sekali pembelian ganja, tersangka memakai selama dua minggu. Namun RP menyebut oknum yang menjual ganja tersebut kepadanya bukan mahasiswa di fakultas yang sama dengannya.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Gelar Uji Emisi Gratis, Catat Tanggal dan Lokasinya!
"Masih mahasiswa tapi enggak tau juga sih orangnya," kata RP.
RP Kemudian mulai berani membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali dan dipakai sendiri.
"Jadi saya beli, terus saya beli yang gede supaya bisa dijual. Jadi saya juga bisa pakai juga, gitu doang," katanya.
Baca Juga: Anggota DPRD Sulawesi Selatan Diduga Aniaya Wanita di Apartemen Tebet, Polisi Periksa Saksi
Ia mengaku membeli ganja tersebut dari oknum yang biasa disapa bang Edo yang bukan merupakan civitas kampusnya.
"(Dijual) di area kampus juga, oleh orang dari luar kampus masuk ke dalam kampus. (panggilannya) bang "Edo" biasanya," kata RP.
Adapun, ganja yang dibelinya tersebut dijual kembali kepada teman-teman di kampusnya. Glanja yang ia beli melalui media instagram dijualnya dan ia gunakan di rumahnya.
"Pengen saya jual lagi, terus saya buat pakai sendiri di rumah," katanya.
RP mengatakan, awalnya penjual ganja lewat media Instagram tersebut tiba-tiba mengiriminya pesan terkait hobi yang sama dengannya, yakni "motor Vespa".
"Dia DM (direct message/pesan langsung) karena liat postingan Instagram saya, pas saya lagi touring (bepergian) ke Yogyakarta. Terus (lama-kelamaan) ditawarin soal beginian (ganja)," jelas RP.
Baca Juga: Persija Jalin Kerjasama dengan Kuala Lumpur City FC untuk Tingkatkan Prestasi
RP juga mengaku masih ingin melanjutkan kuliahnya. "Pinginnya lanjut," kata dia.
Kapolsek Tambora, Polres Jakarta Barat, Kompol Putra Pratama menyebut, RP alias Rahmat (23) ditangkap pada hari Sabtu, tanggal 02 September 2023, sekitar pukul 13.00 WIB, di rumahnya yang terletak di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Kasus tersebut, lanjut Putra, bermula ketika tersangka membeli ganja melalui aplikasi instagram dari sebuah akun instagram.
"Pembayaran dilakukan melalui transfer pada hari Kamis, 31 Agustus 2023," pungkas Putra.
Putra melanjutkan, ganja tersebut dikirim dari Medan melalui salah satu jasa pengiriman.
"Pada hari Sabtu pagi, paket tiba di Jakarta dan diketahui oleh pihak jasa pengiriman berisi narkotika diduga jenis ganja," kata Putra.
Kemudian, lanjut Putra, pihak jasa pengiriman melaporkan temuan ini ke Polsek Tambora.
"Polsek Tambora menindaklanjuti temuan ini dengan melakukan pengiriman terkontrol atau "control delivery" ke alamat penerima, yang akhirnya berhasil menangkap tersangka RP alias Rahmat (20)," ungkap Putra
Sementara itu, penjual ganja yang di Medan belum berhasil ditangkap oleh pihaknya.
Dalam penangkapan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tambora berhasil menyita satu paket daun ganja kering dengan berat bruto sebesar 1,2 kilogram sebagai barang bukti.
"Tersangka RP alias Rahmat (20) mengakui telah mengkonsumsi dan menjual ganja sejak tahun 2022, namun pembelian melalui Instagram kali ini merupakan yang pertama," ujar Putra.
Ganja yang sebelumnya dijual, lanjut Putra, dibeli dari seorang bandar lain yang saat ini masih dalam pengejaran.
"Motif dari pembelian ganja tersebut adalah untuk penggunaan pribadi dan mencari keuntungan melalui penjualan kembali dalam bentuk paketan-paketan kecil," pungkasnya.
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








