Jakarta

Update Kawasan Puncak Bogor Macet Libur Tahun Batu Islam, Polisi Berlakukan Buka Tutup Arus

Yusuf Doank | 6 Juli 2024, 13:06 WIB
Update Kawasan Puncak Bogor Macet Libur Tahun Batu Islam, Polisi Berlakukan Buka Tutup Arus

AKURAT JAKARTA - Arus wisatawan yang meningkat membuat macet kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/7/2024).

Menjelang pergantian tahun baru hijriah, arus wisata menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, terus bertambah.

Pada Sabtu (6/7/2024) pagi kemacetan panjang hingga 7 kilometer terjadi di jalur puncak.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Motor Adu Banteng di Puncak Bogor, Satu Pemotor Tewas di TKP, Hati-hati Ya yang Mau Muncak!

Untuk pengurai kemacetan, aparat Satlantas Polres Bogor lebih awal memberlakukan rekayasa lalu lintas.

Kebijakan contra flow di jalur Tol Jagorawi menuju Ciawi dan sistem satu arah menuju Puncak.

Dilaporkan di kawasan jembatan Tol Ciawi, kepadatan arus lalu lintas wisata menuju Puncak sudah terlihat sejak menjelang pintu Tol Ciawi.

Baca Juga: Viral Makan di Warung Tenda Depan PRJ Habis Ratusan Ribu, Padahal Menunya Hanya Ini

Ribuan kendaraan tampak mengular antre menuju kawasan Puncak.

Banyaknya kendaraan yang akan menuju Puncak membuat antrean kendaraan hingga menimbulkan kemacetan sekitar 7 kilometer, yaitu dari simpang Gadog hingga Tol Jagorawi KM 41.

Kondisi kawasan Puncak seusai dilakukan penertiban membuat animo wisatawan semakin meningkat.

Baca Juga: Akhir Pekan Bingung Kemana? Jadwal Konser Jakarta Fair 2024 Malam Ini Tampil Tipe X dan Orind

Sementara itu, Kepala Bagian Pembinaan Anggota dan Operasional (KBO) Satlantas Polresta Bogor Iptu Ardian Novianto mengungkapkan, kemacetan pagi lebih tinggi daripada libur akhir pekan biasanya.

Hingga pukul 09.00 WIB saja arus lalu lintas menuju Puncak sudah mencapai 11.000 kendaraan, sementara arus turun sekitar 8.000 kendaraan.

"Ini yang sudah terpantau di traffic counting, yang antrean lebih banyak lagi," ungkapnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.