Prabowo Pernah Ramalkan Konflik Israel vs Iran: Tapi Kalo Sudah Perang Nuklir Indonesia Pasti Kena!

AKURAT JAKARTA - Dalam sebuah momen yang terekam, Presiden terpilih Prabowo Subianto pernah menyampaikan pandangannya yang mendalam mengenai gejolak global, termasuk potensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang bisa berdampak luas.
Pernyataan ini menjadi relevan kembali mengingat situasi geopolitik saat ini yang kian memanas di Timur Tengah.
Melansir dari kanal Youtube KompasTV pada Senin, 23 Juni 2025, dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan kekhawatiran serius tentang masalah Iran yang berpotensi memicu Perang Dunia Ketiga.
Ia secara khusus menyoroti ketegangan antara Amerika Serikat yang bersiap menyerang Iran, serta peringatan keras dari Rusia agar serangan itu tidak terjadi. "Ini adalah masa yang sangat berbahaya," ujarnya, "Amerika siap menyerang Iran, Rusia mengatakan 'Jangan menyerang Iran, kalau menyerang Iran berhadapan dengan saya Rusia.' Apa artinya masalah Iran ini nanti Perang Dunia Ketiga?"
Meskipun Indonesia berpegang teguh pada prinsip non-blok, Prabowo menegaskan bahwa posisi tersebut tidak lantas menjadikan Indonesia kebal dari dampak konflik global. "Kita sudah non-blok, kita sudah benar," jelasnya. "Tapi kalau terjadi perang nuklir, kita non-blok saja kita akan kena."
Prabowo juga menggarisbawahi bahwa dampak dari perang nuklir akan dirasakan oleh semua negara, termasuk Indonesia.
Ia bahkan menyampaikan pandangan yang cukup gamblang: "Mungkin yang negara-negara punya nuklir, ya dia matinya lebih cepat. Kita mungkin mati juga, tapi lama kita matinya." Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya kekhawatiran beliau terhadap skenario terburuk dari konflik berskala besar yang melibatkan senjata nuklir.
Di tengah analisisnya tentang ketidakpastian global, Prabowo juga menyempatkan untuk menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian Indonesia dalam 150 hari terakhir.
Ia optimistis bahwa dalam 5 hingga 8 bulan ke depan, Indonesia akan mampu membuat terobosan fundamental untuk memperkokoh ekonomi di tengah persaingan hegemoni yang berbahaya.
Mengakhiri pernyataannya, Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa berhati-hati, menjaga kerukunan, dan bersama-sama mengatasi berbagai persoalan.
Seruan ini mencerminkan pentingnya stabilitas internal sebagai fondasi untuk menghadapi tantangan eksternal yang penuh ketidakpastian.
Pernyataan Prabowo ini menjadi pengingat penting akan interkoneksi dunia dan bagaimana gejolak di satu wilayah dapat memiliki dampak domino hingga ke belahan dunia lain, termasuk Indonesia.**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









