Jabodetabek Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjadi Sepekan ke Depan

AKURAT JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi bencana hidrometeorologi.
Dalam sepekan ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jabodetabek, diprediksi akan mengalami hujan lebat dan angin kencang.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas ekstrem ini disebabkan oleh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO).
Baca Juga: Bingung Libur Panjang Kemana? Gak Usah Jauh Berikut 12 Wisata Gratis di Jakarta Jadi Pilihan Menarik
"MJO adalah fenomena gelombang atau osilasi nonmusiman di lapisan troposfer yang bergerak dari barat ke timur," terang Guswanto, dikutip dari laman BMKG, Rabu (13/8/2025).
Selain MJO, Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa Indeks Dipole Mode yang bernilai negatif juga turut andil.
Kondisi ini menyebabkan aliran massa udara dari Samudra Hindia ke Indonesia, sehingga pertumbuhan awan hujan menjadi lebih masif.
Baca Juga: Legislator Golkar Pantau Ketat Perbaikan RDF Rorotan yang Bakal Beroperasi Akhir Agustus
BMKG merinci perkiraan cuaca ekstrem yang akan terjadi:
Hujan lebat disertai kilat atau petir: 11-13 Agustus 2025 di wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Hujan lebat dengan intensitas menurun: 14-16 Agustus 2025 di Bengkulu, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan.
Angin kencang: 14-16 Agustus 2025 di Aceh, Banten, Jawa Barat, Bali, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan.
Mengingat kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Wisatawan yang berencana mengunjungi Pantai Selatan Jawa dan Bali diminta berhati-hati karena gelombang laut berpotensi lebih tinggi dari biasanya.
Demikian pula dengan aktivitas penerbangan yang mungkin terganggu oleh awan konvektif dan Cumulonimbus di beberapa wilayah.
Warga diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari BMKG terkait peringatan dini cuaca dan gelombang tinggi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






