Kabar Gembira bagi Orang Tua Yang Ingin Anaknya Jadi Tentara, TNI AD Buka Seleksi Prajurit Sapta Marga, Pendaftaran Gratis!

AKURAT JAKARTA - Kabar gembira bagi para orang tua yang ingin anaknya menjadi anggota tentara.
Sebab, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) saat ini sedang membuka seleksi bagi anak-anak muda berkarir sebagai Prajurit Sapta Marga.
Pendaftaran sebagai prajurit karier ini sudah dibuka sejak 1 Maret 2024 dan akan berakhir pada 30 Juli 2024.
Jadi, bagi para orang tua yang ingin anggota keluarganya ada yang menjadi tentara, ini menjadi sebuah kesempatan.
Baca Juga: Begini Janji Allah SWT Bagi Orang yang Perbanyak Sedekah, Apalagi di Bulan Suci Ini: Pesan Ramadhan Hari Ketujuh dari Bang Zaki, Simak Selengkapnya
Jangan khawatir, dikutip dari Indonesia.go.id, proses pendaftaran dilakukan secara daring dan selama proses pendaftaran tidak dipungut biaya.
Ada dua kategori yang dapat dipilih oleh calon peserta, yaitu reguler dan khusus.
Untuk informasi detail, bisa dibuka alamat situs https://ad.rekrutmen-tni.mil.id.
Untuk mengikuti seleksi prajurit Sapta Marga, perhatikan syarat-syarat berikut ini.
A. Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan.
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
- Berumur paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama, 17 September 2024.
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia.
- Sehat jasmani-rohani dan tidak berkacamata.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Baca Juga: Tikung Piala Oscar 2024 dari Incaran Spider-Man: Across the Spider-Verse, The Boy and The Heron Kembali Lagi ke Layar Bioskop
B. Persyaratan Lain
1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
2. Berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan dan berlaku juga bagi lulusan Paket C. Persyaratan nilai rata-rata:
a. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2019, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40,5 (untuk reguler dan unggulan wilayah di Pulau Jawa, Sumatra, dan Provinsi Bali) dan minimal 38,5 untuk wilayah lainnya.
b. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2020, nilai minimal rata-rata rapor dari 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika) adalah 68.
c. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2021, nilai minimal rata-rata rapor dari 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika) adalah 70.
d. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2022, nilai minimal rata-rata rapor dari 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika) adalah 70.
e. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2023, nilai minimal rata-rata rapor dari 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika) adalah 75.
f. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2024, persyaratan nilai rata-rata akan ditentukan kemudian.
3. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama (dikma).
4. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 sentimeter (cm) bagi pria dan 157 cm bagi wanita untuk daerah reguler serta 160 cm bagi pria dan 155 cm bagi wanita khusus untuk kabupaten yang termasuk dalam kategori daerah tertinggal sesuai Peraturan Presiden nomor 63 tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal tahun 2020-2024 dan memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
5. Bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal selama 10 tahun.
6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
7. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
- Administrasi
- Kesehatan
- Jasmani
- Penelitian personel
- Psikologi
- Keahlian (khusus bintara keahlian pria).
8. Wajib memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.
9. Bersedia membayar kembali 10 kali lipat biaya yang telah dikeluarkan oleh negara menurut hukum dan peraturan yang berlaku apabila dengan kemauan sendiri menolak atau mengundurkan diri untuk melakukan sebagian atau seluruh kegiatan penerimaan pendidikan pertama sampai dengan pengangkatan menjadi prajurit TNI.
Baca Juga: 5 Masjid Tertua di Jakarta, Salah Satunya Rutin Adakan Event Musik di Bulan Ramadan
C. Persyaratan Tambahan
1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali (dapat ditandatangani ibu kandung, apabila bapak kandung bekerja di luar daerah/provinsi atau telah meninggal dunia/tidak diketahui keberadaannya dan ibu kandung tidak kawin lagi) dan selama proses penerimaan prajurit TNI-AD orang tua/wali tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apa pun, kapan pun dan dimana pun.
2. Orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan penetapan pengadilan dan telah diproses oleh dinas kependudukan dan catatan sipil.
3. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) harus mendapat pengesahan dari Kemendikbudristek dan transkrip nilai yang sudah disesuaikan dengan regulasi Indonesia.
4. Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat (harus disertai surat keterangan dari ketua adat/suku).
5. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama. Bentuk Surat Pernyataan tidak melakukan penyuapan.
D. Persyaratan Khusus
Ini diperuntukkan bagi calon bintara keahlian pria sebagai berikut:
1. Memiliki keahlian dan hemat ilmu salah satu keahlian yang ditetapkan dan akan ditentukan kemudian.
2. Menguasai materi teori keahlian serta dapat mempraktekkan keahlian yang dipilih dengan ketentuan nilai dan persoalan tertentu.
3. Memiliki sertifikat, piagam, ijazah maupun berkas administrasi pendukung yang menerangkan terkait keahlian yang dipilih dalam pendaftaran.
Baca Juga: Puasa Sekaligus Diet, Simak 4 Makanan yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
E. Materi Seleksi
1. Pemeriksaan administrasi calon
2. Pemeriksaan kesehatan luar, dalam dan postur serta jiwa.
3. Tes jasmani meliputi lari 12 menit, pull up, sit up, push up, shuttle run, dan renang 50 meter.
4. Tes tulis dan wawancara.
5. Tes psikologi
6. Tes keahlian (khusus calon bintara keahlian pria)
F. Jadwal Seleksi
1. Pendaftaran daring: 1 Maret--30 Juli 2024
2. Validasi, daftar ulang, dan pemeriksaan administrasi (rikmin): 15 Juli-1 Agustus 2024
3. Pembagian kelompok seleksi : 2 Agustus 2024
4. Seleksi tingkat Panitia daerah (Panda) calon bintara (caba) reguler wanita dan keahlian pria: 3--6 Agustus 2024
5. Seleksi tingkat Panda caba reguler pria: 6--13 Agustus 2024
6. Pra-sidang tingkat Panda: 14 Agustus 2024
7. Sidang tingkat Panda: 15 Agustus 2024
8. Pengumuman tingkat Panda: 16 Agustus 2024
9. Seleksi tingkat pusat caba reguler pria: 19--29 Agustus 2024
10. Pengumuman kelulusan caba reguler pria: 30 Agustus 2024
11. Seleksi tingkat pusat caba reguler wanita dan keahlian pria: 2--13 September 2024
12. Pengumuman kelulusan caba reguler wanita dan keahlian pria: 14 September 2024
13. Pembukaan pendidikan pertama bintara (dikmaba): 17 September 2024
Demikian informasi mengenai penerimaan prajurit TNI AD. Selamat mencoba. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih



