Jakarta

Lindungi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Seksual, Intan Nurul Hikmah Akan Bangun Save House

Yasmina Nuha | 23 Oktober 2024, 13:06 WIB
Lindungi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Seksual, Intan Nurul Hikmah Akan Bangun Save House

AKURAT JAKARTA - Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Intan Nurul Hikmah janji akan membuat save house atau rumah aman bagi perempuan ataupun anak yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang itu mengatakan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan juga anak-anak di Kabupaten Tangerang masih terjadi.

Untuk itu, dirinya berencana untuk membuat save house atau rumah aman yang dikhususkan untuk perempuan dan anak-anak yang mengalami kekerasan ataupun pelecehan seksual di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Fokus Tuntaskan Persoalan Lingkungan Hidup, Intan Nurul Hikmah Janji Kelola Sampah TPA Jatiwaringin dengan Teknologi

"Rencana pengen bikin save house atau bikin rumah aman, untuk korban kekerasan dan trauma seksual," kata Intan Nurul Hikmah kepada wartawan, Selasa (22/10/2024).

Intan mengatakan bahwa selama ini biasanya korban pelecehan ataupun kekerasan terhadap perempuan dan anak selalu dititipkan ke rumah ustad ataupun tokoh untuk berlindung setelah mendapatkan perawatan dari dokter psikolog.

Selain dokter dan psikolog, lanjut Intan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan memberikan advokasi kepada korban apabila, dirinya bersama Maesyal Rasyid menjadi Bupati-Wakil Bupati Tangerang 2025-2030.

Baca Juga: Maesyal-Intan Dinilai Paling Menguasai Materi Dibanding Paslon Lain saat Debat Perdana Pilkada Kabupaten Tangerang

"Maka kedepan, akan kita buat bangunan khusus untuk perawatan yang dilengkapi dokter psikolog juga. Sehingga, korban kekerasan dapat berlindung," katanya.

Menurut Intan, save house atau rumah aman sangat penting dibangun. Pasalnya, trauma healing untuk korban kekerasan seksual tidak seperti mengobati penyakit flu, yang sehari dua hari bisa sembuh.

"Karena menurut saya trauma healing tuh bukan seperti penyakit flu satu atau dua hari selesai. Ini bisa menahun, maka dari itu kita perlu save house untuk kasus-kasus kekerasan," ujarnya.

Baca Juga: Sebut Visi Misi Maesyal-Intan Lebih Rasional, Pengamat: Mereka Berhasil Gaet Pemilih Gen Z dan Milenial

Ia juga menjelaskan, selain dilakukan penyembuhan dari trauma kekerasan seksual, rumah aman ini juga ke depan direncanakan dapat memberikan pendidikan dan pemberdayaan.

Selain itu, kata Intan, terkait program ini pun sudah didiskusikan dan disetujui oleh Calon Bupati Tangerang nomor urut 02, Maesyal Rasyid.

"Pak Maesyal juga setuju, karena tanah fasos-fasum di Kabupaten Tangerang masih cukup banyak," kata Intan. (*).

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y