Jakarta

Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Turun dari Kendaraan, Layanan Terpadu Drive Thru Kecamatan Panongan Resmi Dilaunching Bupati Maesyal

Sastra Yudha | 27 Maret 2025, 15:37 WIB
Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Turun dari Kendaraan, Layanan Terpadu Drive Thru Kecamatan Panongan Resmi Dilaunching Bupati Maesyal

AKURAT JAKARTA - Warga Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, yang mau mengurus administrasi kependudukan, kini tak perlu turun dari kendaraan.

Pelayanan Terpadu Drive Thru di Kecamatan Panongan resmi dilaunching Bupati Tangerang, Mochammad Maesyal Rasyid, pada Kamis (27/03/2025).

Pelayanan Terpadu Drive Thru ini merupakan terobosan Kecamatan Panongan dalam mempercepat proses pengurusan administrasi kependudukan bagi warga kecamatan Panongan.

Baca Juga: Instruksi dari Ketua Ahmed Zaki, Fraksi Golkar DPRD DKI 1000 Persen Dukung Program Pramono-Rano

Masyarakat yang ingin melakukan pengurusan administrasi kependudukan, tak perlu turun dari kendaraan. Mereka cukup menyerahkan berkas lewat loket yang disediakan.

Bupati Tangerang, Masyal Rasyid, mengatakan bahwa inovasi ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengurus segala administrasi seperti kartu keluarga, akte dan pengambilan KTP.

"Dengan mengucap Bismillah, secara resmi saya resmikan. Semoga upaya kami pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Kecamatan Panongan dapat meningkatkan pelayanan ke masyarakat," ujar bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini.

Selain melaunching Pelayanan Terpadu Drive Thru, pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal juga berkesempatan untuk meninjau langsung pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah (GPM).

Bazar murah sembako tersebut berlangsung di sekitar lokasi, sebagai bagian dari rangkaian acara Launching Pelayanan Terpadu Drive Thru Kecamatan Panongan.

Sebanyak 3.980 paket sembako murah yang di distribusikan untuk 8 Desa/Kelurahan se Kecamatan Panongan. Terdapat 1 liter Minyak, 1 Kg Tepung Terigu, 1 Kg Gula, 1 Kg Kacang Kupas dan 1 Kg Beras.

"Paket sembako seharga Rp 99.000, bisa didapatkan dengan harga Rp.50.000. Ini merupakan program dalam membantu masyarakat menyambut idul fitri 1446 Hijiriah," kata Bupati Maesyal.

Baca Juga: Lepas 26 Ribu Peserta Mudik Gratis 2025 Pemprov DKI di Monas, Pramono Sebut Awalnya Targetkan 23 Ribu

Menurut dia, ke depan program bazar murah ini diharapkan terus bergulir di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.

"Semoga nantinya tiga bulan sekali bisa diselenggarakan pasar murah, agar menjaga inflasi dan meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Di sela sela kunjungannya, mantan Sekda Tangerang ini juga menyempatkan berinteraksi dengan masyarakat Panongan dan menerima aspirasi masyarakat terutama adanya sampah yang berserakan di bahu jalan.

Selain menggangu lalu lintas, keberadaan sampah itu juga mencemari lingkungan dan menimbulkan aroma tidak sedap.

"Terimakasih informasinya, mulai detik ini saya tugaskan pak Camat dan dan perangkatnya untuk melalukan pembersihan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.