Jakarta

Wabup Intan Nurul Hikmah Buka Rembuk Stunting, Ajak Semua Pihak Kolaborasi Ciptakan Kabupaten Tangerang Zero Stunting dalam 5 Tahun Kedepan

Sastra Yudha | 28 April 2025, 16:36 WIB
Wabup Intan Nurul Hikmah Buka Rembuk Stunting, Ajak Semua Pihak Kolaborasi Ciptakan Kabupaten Tangerang Zero Stunting dalam 5 Tahun Kedepan

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak semua pihak berkolaborasi menangani masalah stunting di Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan Nurul saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting atau Rembuk Stunting, pada Senin (28/04/2025).

Rembuk Stunting kali ini mengangkat tema "Perkuat kolaborasi Cegah Stunting, untuk generasi Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang".

Baca Juga: Resep Udang Saus Padang, Mudah dan Enak Dibikin di Rumah

Rembuk Stunting ini melibatkan Dinas Keluarga Berencana (KB), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tangerang.

Dikatakan Wabup Intan Nurul, Rembuk Stunting merupakan forum untuk merancang rencana kerja bersama dalam upaya penuntasan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang.

Pemkab Tangerang akan menguatkan komitmen, integrasi dan bersinambungan secara lintas sektor untuk menurunkan angka stunting yang signifikan.

"Kita menginginkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan, termasuk unsur masyarakat, dalam menurunkan angka stunting secara signifikan di wilayah Kabupaten Tangerang" ungkap Wabup Intan.

Wabup Intan menegaskan, pengalaman pencegahan dan penurunan stunting yang sudah dimulai dari tahun 2018 hingga 2024, bisa dijadikan pengalaman berharga bagi pelaksanaan di tahun selanjutnya.

Adanya regulasi yang lebih jelas dan terarah diharapkan dapat menjadi acuan pelaksanaan aksi-aksi penurunan stunting di Kabupaten Tangerang

"Dengan adanya peraturan tersebut menjadi dasar bagi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan/desa dan mitra pembangunan untuk melaksanakan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang," tegasnya.

Baca Juga: Mau Jadi Atlet Nasional? Pemprov DKI Jakarta Buka Seleksi PPOP 2025, Simak Syarat dan Ketentuan Serta Cabor yang Diterima

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang ini, Pemkab Tangerang telah secara optimal dalam menurunkan prevelensi stunting sebesar 9,3% dalam lima tahun terakhir.

Penurunan prevelensi stunting dari 30,8% di tahun 2018 menjadi 21,5% pada tahun 2023.

Selain itu Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menetapkan Peraturan Bupati Tangerang nomor 123 tahun 2022 tentang percepatan penurunan stunting serta Keputusan Bupati nomor 400/Kep.1176-huk/2023 tentang Tim Gerakan Bersama Atasi Kemiskinan Ekstrim dan Cegah Stunting.

"Kita apresisasi upaya dan langkah yang telah dilakukan, dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan, berbagai program dan langkah strategis seperti Gerebek Posyandu dan Pos gizi- DAHSAT," imbuhnya

Wabup Intan menargetkan dalam lima tahun ke depan angka stunting di Kabupaten Tangerang mencapai 5 persen atau bahkan zero Stunting.

Baca Juga: Warga Surakarta Jangan Lupa! Besok Ada Hiburan Gratis; Solo Menari 2025 di Balai Kota, Memperingati Hari Tari Sedunia, Ini Rangkaian Acaranya

"Kami optimistis bahwa melalui kerja sama yang erat dan berkesinambungan, target ini dapat tercapai demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan berkualitas," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.