Dedi Mulyadi Sebut Pembinaan Pelajar di Markas TNI Bantu Pelajar Lebih Disiplin

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengapresiasi kegiatan pembinaan karakter untuk pelajar yang digelar di Markas TNI Resimen Armed 1/Sthira Yudha/1 Kostrad di Kabupaten Purwakarta.
Menurutnya, kegiatan ini membawa dampak positif bagi peningkatan kedisiplinan para peserta.
"Pembinaan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan pelajar," ucap Dedi saat meninjau langsung kegiatan tersebut, Sabtu (3/5).
Ia mengungkapkan bahwa program tersebut kini telah memasuki hari ketiga pelaksanaan di Purwakarta.
Sejumlah orang tua juga mulai menunjukkan ketertarikan untuk mendaftarkan anak-anak mereka dalam program serupa.
Program ini melibatkan pelajar dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Baca Juga: Kalahkan Jakarta! Dedi Mulyadi Ungkap Beban Rp1,3 Triliun Akibat Penahanan Ijazah di Jawa Barat
Tujuannya adalah menekan angka kenakalan remaja, terutama pelanggaran yang sering terjadi di kalangan pelajar.
Rencananya, program ini akan diperluas ke tingkat SLTA dan menyasar remaja yang telah terbukti melakukan pelanggaran kedisiplinan.
Dedi menjelaskan bahwa peserta akan mendapatkan berbagai pembinaan.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan dari Seorang Tak Dikenal
Tidak hanya pelatihan fisik, tetapi juga materi dari berbagai unsur yang membantu membentuk karakter positif dan bertanggung jawab.
Saat berkunjung ke lokasi, Dedi melihat langsung kegiatan pembinaan terhadap 39 pelajar tingkat SMP.
Mereka mengikuti latihan baris-berbaris dan aktivitas lain yang dirancang untuk melatih disiplin serta kerja sama.
Selain memantau kegiatan fisik, gubernur juga mengecek asupan gizi peserta.
Ia ingin memastikan makanan yang disajikan mencukupi kebutuhan nutrisi anak-anak yang mengikuti program.
Gubernur Jawa Barat tersebut juga menegaskan bahwa seluruh peserta telah mendapat izin dari orang tua masing-masing.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Jabar, BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh untuk Cegah Kejadian Terulang
Para pelajar ini sebelumnya terindikasi terlibat dalam kenakalan remaja seperti tawuran, merokok, hingga penyalahgunaan obat-obatan.
Dengan adanya program ini, diharapkan para pelajar bisa berubah ke arah yang lebih baik.
Pemerintah ingin membentuk generasi muda yang lebih disiplin, sehat, dan memiliki karakter kuat untuk masa depan yang lebih cerah.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


