Jakarta

Dedi Mulyadi Sebut Pembinaan Pelajar di Markas TNI Bantu Pelajar Lebih Disiplin

Zainal Abidin | 4 Mei 2025, 08:46 WIB
Dedi Mulyadi Sebut Pembinaan Pelajar di Markas TNI Bantu Pelajar Lebih Disiplin

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengapresiasi kegiatan pembinaan karakter untuk pelajar yang digelar di Markas TNI Resimen Armed 1/Sthira Yudha/1 Kostrad di Kabupaten Purwakarta.

Menurutnya, kegiatan ini membawa dampak positif bagi peningkatan kedisiplinan para peserta.

"Pembinaan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan pelajar," ucap Dedi saat meninjau langsung kegiatan tersebut, Sabtu (3/5).

Baca Juga: Usai Viral Karena Minta Murid Gambar Alat Kelamin Sebagai Soal Ujian, Dedi Mulyadi: Akan Saya Berhentikan

Ia mengungkapkan bahwa program tersebut kini telah memasuki hari ketiga pelaksanaan di Purwakarta.

Sejumlah orang tua juga mulai menunjukkan ketertarikan untuk mendaftarkan anak-anak mereka dalam program serupa.

Program ini melibatkan pelajar dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Baca Juga: Kalahkan Jakarta! Dedi Mulyadi Ungkap Beban Rp1,3 Triliun Akibat Penahanan Ijazah di Jawa Barat

Tujuannya adalah menekan angka kenakalan remaja, terutama pelanggaran yang sering terjadi di kalangan pelajar.

Rencananya, program ini akan diperluas ke tingkat SLTA dan menyasar remaja yang telah terbukti melakukan pelanggaran kedisiplinan.

Dedi menjelaskan bahwa peserta akan mendapatkan berbagai pembinaan.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan dari Seorang Tak Dikenal

Tidak hanya pelatihan fisik, tetapi juga materi dari berbagai unsur yang membantu membentuk karakter positif dan bertanggung jawab.

Saat berkunjung ke lokasi, Dedi melihat langsung kegiatan pembinaan terhadap 39 pelajar tingkat SMP.

Mereka mengikuti latihan baris-berbaris dan aktivitas lain yang dirancang untuk melatih disiplin serta kerja sama.

Baca Juga: Heboh Pajak Mobil Mewah Gubernur Jabar Nunggak Sampai Rp41 Juta, Dedi Mulyadi Beberkan Alasan Menunda Pembayaran

Selain memantau kegiatan fisik, gubernur juga mengecek asupan gizi peserta.

Ia ingin memastikan makanan yang disajikan mencukupi kebutuhan nutrisi anak-anak yang mengikuti program.

Gubernur Jawa Barat tersebut juga menegaskan bahwa seluruh peserta telah mendapat izin dari orang tua masing-masing.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Jabar, BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh untuk Cegah Kejadian Terulang

Para pelajar ini sebelumnya terindikasi terlibat dalam kenakalan remaja seperti tawuran, merokok, hingga penyalahgunaan obat-obatan.

Dengan adanya program ini, diharapkan para pelajar bisa berubah ke arah yang lebih baik.

Pemerintah ingin membentuk generasi muda yang lebih disiplin, sehat, dan memiliki karakter kuat untuk masa depan yang lebih cerah.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.