Jakarta

Wabup Tangerang Resmikan Unit Pengolahan Ikan di Jayanti, Ajak Ibu-ibu Pelaku UMKM Manfaatkan UPI untuk Produksi Makanan Hasil Perikanan

Sastra Yudha | 7 Agustus 2025, 15:05 WIB
Wabup Tangerang Resmikan Unit Pengolahan Ikan di Jayanti, Ajak Ibu-ibu Pelaku UMKM Manfaatkan UPI untuk Produksi Makanan Hasil Perikanan

AKURAT JAKARTA - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meresmikan Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (6/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Intan secara simbolis juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan dasar olahan hasil perikanan dan ikan segar bagi ibu hamil dan balita.

Dalam sambutannya, Wabup Intan Nurul Hikmah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang atas inisiasi program tersebut.

Baca Juga: Gubernur Pramono Sebut Taman Bendera Pusaka Jawab Keluhan Warga Soal Banjir dan Polusi, Diharapkan Jadi Model dan Inspirasi Taman Kota Lainnya

Intan menegaskan pentingnya perawatan dan pemanfaatan fasilitas gedung UPI yang telah dilengkapi dengan berbagai peralatan pengolahan ikan, seperti blender, freezer, mixer, hingga alat cetak makanan.

Kehadiran Gedung UPI tersebut, lanjutnya, harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Tidak hanya untuk masyarakat Jayanti dan sekitarnya.

“Saya minta tempat ini tidak hanya digunakan oleh warga Desa Jayanti dan sekitarnya saja, tapi juga dimanfaatkan oleh masyarakat luas," tegasnya.

Intan juga mendorong ibu-ibu, terutama pelaku UMKM, untuk memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memproduksi makanan olahan hasil perikanan.

"Gedung ini harus dirawat dan difungsikan secara optimal,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang ini.

Di lokasi yang sama, Wabup Intan juga mencoba mengolah dan mencicipi beberapa produk olahan hasil perikanan dari UMKM lokal, seperti: sushi daun katuk, burger ikan, spageti ikan, onigiri, dimsum mentai, dan bola udang.

Baca Juga: Prediksi Skor Panathinaikos vs Shakhtar Donetsk di Kualifikasi UEL, 8 Agustus 2025: Duel Sengit Di Yunani

Menurutnya, produk-produk tersebut tidak hanya inovatif tetapi juga potensial untuk menjadi makanan tambahan sehat bagi anak-anak di Posyandu dan ibu hamil.

Wabup Intan menilai, program yang digelar Dinas Perikanan ini sebagai bentuk sinergi konkret terhadap sektor pangan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata untuk memenuhi gizi ibu hamil dan anak-anak," kata Intan.

Harapannya, lanjut Wabup Intan, dalam lima tahun ke depan tidak ada lagi kasus ibu hamil kekurangan gizi atau anak yang lahir dengan kondisi Stunting di Kabupaten Tangerang.

Ia juga mengingatkan akan pentingnya layanan kesehatan gratis yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat, termasuk pemeriksaan bagi ibu hamil dan anak sekolah yang bisa diakses di Puskesmas.

 

Baca Juga: Waspada Tautan Pendaftaran PIP di Telegram Beredar, Prosedur Aslinya Seperti Ini

Untuk itu, Wabup Intan berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan program ini melalui Puskesmas-Puskesmas terdekat.

“Manfaatkan layanan kesehatan gratis ini. Jangan takut memeriksakan kesehatan. Pemerintah sudah siapkan rujukan sampai ke rumah sakit,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, dalam laporannya menjelaskan bahwa UPI ini merupakan bagian dari kontribusi sektor perikanan dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

“UPI ini berperan penting dalam rantai pasok hasil perikanan, dari pasca panen hingga produk siap konsumsi," katanya.

"Kami juga menyerahkan 100 paket olahan hasil perikanan dan 250 kg ikan segar sebagai bentuk intervensi gizi langsung kepada masyarakat,” jelas Rudi.

Selain itu, pihaknya juga telah melaksanakan pelatihan diversifikasi olahan ikan, serta menyerahkan peralatan pengolahan dan dua unit kolam budidaya ikan di Desa Jayanti.

Baca Juga: Simak, Penerima Manfaat Diimbau Aktifkan Mobile Banking, Pencairan Bansos PKH dan BPNT Lebih Mudah

Rudi berharap UPI ini tidak hanya menjadi pusat produksi makanan bergizi, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM.

“Melalui kegiatan ini kami juga ingin mendorong gerakan masyarakat untuk lebih sering mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi utama,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.