Jakarta

Pantau Harga Daging dan Sembako di Pasar Mauk Jelang Ramadhan 2026, Bupati Tangerang: Semua Aman dan Terkendali!

M Rahman Akurat | 13 Februari 2026, 15:57 WIB
Pantau Harga Daging dan Sembako di Pasar Mauk Jelang Ramadhan 2026, Bupati Tangerang: Semua Aman dan Terkendali!

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melakukan monitoring atau pantauan harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Mauk, pada Jumat (13/2/2026).

Dalam pemantauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan bahwa sejumlah komoditas utama seperti ayam potong, daging sapi, hingga minyak goreng, dalam kondisi stabil harganya dan stok tersedia jelang bulan Ramadhan 2026.

Baca Juga: Sambut HUT Jakarta ke-499, Gubernur Pramono Bakal Gelar MTQ Berjenjang hingga Haul Ulama Betawi di Monas

“Terkait bulan suci Ramadhan, kami datang ke Pasar Mauk menanyakan beberapa komoditi. Yang pertama adalah ayam potong. Harganya masih normal. Sekilonya Rp 38.000. Alhamdulillah, mudah-mudahan di pasar lain juga sama,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Selain ayam yang masih stabil, harga daging sapi juga terpantau stabil berkisar Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu per kilo.

Kenaikan harga ditemukan pada komiditi minyak goreng, yang naik sebesar Rp 1.000, akibat keterlambatan distribusi dari Bulog.

“Hanya memang ada tadi minyak goreng. Minyak goreng ini ada kenaikan Rp 1.000 karena distribusinya telat datang ke sini dari Bulog.  Harganya yang tadinya biasa Rp 15.800, sekarang sampai Rp 17.000,” jelasnya.

"Tadi saya sudah bicara dengan pegawai Bulog supaya mempercepat datang ke sini," tambah bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini.

Baca Juga: Viral Transjakarta Kecelakaan di Flyover Cijantung Jakarta Timur, Humas: Tidak Ada Korban Jiwa Karena Bus dalam Keadaan Kosong

Bupati Tangerang memastikan harga minyak goreng akan kembali normal saat distribusi kembali lancar dan stok mencukupi.

“Kalau nanti distribusinya lancar, ketersediaannya juga banyak, insya Allah harganya akan kembali normal Rp 15.800, paling tinggi Rp16.000," ujarnya.

Bupati Maesyal menegaskan, untuk ketersediaan bahan pokok sampai dengan hari raya lebaran Idul Fitri, dipastikan aman dan terkendali.

“Stok aman, persediaannya bagus. Dan tadi minyak goreng akan segera dikirim oleh Bulog supaya ketersediaan stoknya aman di sini. Yang lainnya aman semua,” tegasnya.

Bupati berharap kondisi harga yang stabil dan ketersediaannya yang aman dapat terus terjaga sehingga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Ramadhan tanpa terbebani lonjakan harga.

Baca Juga: Akar Alang-Alang, Herbal Tradisional untuk Dukung Kesehatan Saluran Kemih

“Mudah-mudahan di pasar-pasar lainnya tetap stabil, supaya menjelang bulan suci Ramadhan ini masyarakat bisa belanja ke pasar dengan biaya yang tidak terlalu tinggi. Syukur-syukur tidak ada kenaikan, jadi beban masyarakat bisa terbantu,” pungkasnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.