Diskum Kabupaten Tangerang Rilis Capaian Kinerja 2025: Lonjakan Jumlah Usaha Mikro hingga Literasi Digital untuk UMKM dan Koperasi

AKURAT JAKARTA - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang merilis capaian kinerja sepanjang tahun 2025.
Hasil rilis menunjukkan bahwa kinerja Diskum sepanjang 2025 telah berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas, akses pasar, serta kesejahteraan pelaku usaha mikro dan koperasi.
Berbagai program pembinaan, fasilitasi permodalan, hingga perluasan kemitraan, menjadi kunci penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Berikut Cara Mengaktifkan Kembali BPJS PBI agar Tetap Bisa Berobat Gratis
Kepala Diskum Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menyampaikan bahwa seluruh program tahun 2025 berjalan sesuai dengan target perencanaan dan menunjukkan hasil yang signifikan.
Salah satu capaian paling menonjol adalah peningkatan jumlah usaha mikro. Pada tahun 2024, jumlah usaha mikro tercatat sebanyak 66.011 unit, dan pada tahun 2025 meningkat menjadi 78.500 unit.
Artinya, terjadi pertumbuhan sekitar 16.000–17.000 pelaku usaha mikro baru dalam satu tahun.
“Kenaikan ini sangat signifikan. Ini bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana usaha mikro mampu menjadi solusi dalam menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Anna.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh program pembinaan berkelanjutan melalui pelatihan, inkubasi bisnis, serta penguatan jejaring melalui Entrepreneur Hub.
Baca Juga: Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Dharma Jaya Pastikan Stok Daging Sapi dan Ayam di Jakarta Aman
Pemerintah daerah juga memberikan dukungan akses permodalan melalui Unit Pelaksana Teknis Unit Pengelola Dana Bergulir (UPT-UPDB).
Skema pembiayaan UPDB memberikan bunga ringan sebesar 4%, lebih rendah dibandingkan rata-rata KUR perbankan yang berada di kisaran 6%.
Namun demikian, pembiayaan ini diperuntukkan bagi usaha yang telah berjalan minimal enam bulan sebagai bentuk mitigasi risiko dan penguatan kapasitas bayar pelaku usaha.
Tidak hanya fokus pada pembinaan dan permodalan, Diskum juga aktif memperluas akses pemasaran produk usaha mikro.
Sepanjang 2025, produk usaha mikro Kabupaten Tangerang telah difasilitasi masuk ke berbagai jaringan retail besar seperti Aion Mall, Alfamart, Indomaret, Bigmart, hingga Lippo Karawaci.
Selain itu, kemitraan juga terjalin dengan sejumlah hotel, di antaranya Hotel Vega dan Hotel Fame.
Baca Juga: Ahmed Zaki Iskandar: Masyarakat Jangan Alergi Politik, Harga Beras Pun Ditentukan Keputusan Politik
Produk usaha mikro tidak hanya dipajang dalam “Pojok UMKM”, tetapi juga telah digunakan sebagai bagian dari sajian makanan di hotel-hotel tersebut.
Langkah ini terbukti meningkatkan omzet serta memperluas eksposur produk lokal agar semakin kompetitif.
Di sektor koperasi, di Kabupaten Tangerang tercatat 350 koperasi baru pada tahun 2025, di mana 274 di antaranya merupakan KDKMP.
“Hasil monitoring dan evaluasi pada Januari–Februari 2025 menunjukkan bahwa dari 274 KDKMP, sebanyak kurang lebih 200 koperasi telah operasional," ungkapnya.
Sepanjang 2025, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menerapkan pendekatan pentahelix, yakni kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Kami lakukan Kemitraan dengan perguruan tinggi yang difokuskan pada inkubasi bisnis, digitalisasi produk, serta pengembangan Entrepreneur Hub,” tegasnya.
Memasuki tahun 2026, strategi difokuskan pada akselerasi digitalisasi. Dari total 78.500 usaha mikro, pada tahun 2025 baru sekitar 6.600 usaha mikro yang dapat dibina secara langsung.
Baca Juga: Jangan Asal Taruh Kulkas! Inilah 7 Cara Simpan Tahu Putih agar Tahan Lama
Di tengah dinamika industri dan tantangan ketenagakerjaan, Diskum Kabupaten Tangerang memandang kewirausahaan sebagai solusi strategis.
“Kami ingin menumbuhkan jiwa entrepreneur di masyarakat. Dengan usaha mikro yang kuat dan koperasi yang sehat, ekonomi dari bawah akan tumbuh dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Anna Ratna Maemunah.
Dengan fondasi capaian 2025 yang kuat dan strategi digitalisasi 2026 yang terarah, Anna optimistis usaha mikro dan koperasi di Kabupaten Tangerang akan semakin naik kelas.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





