Pemprov Papua Terima Rencana Investasi Perikanan dan Pertanian dari Investor Luar Negeri

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi Papua membuka peluang kerja sama investasi untuk pengembangan sektor perikanan dan pertanian di daerah. Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dengan mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Chili periode 2014–2019, Philemon Arobaya, di Kota Jayapura.
Dalam pertemuan tersebut, Philemon menyampaikan rencana menghadirkan investor luar negeri guna mengembangkan potensi sumber daya alam Papua, khususnya pada sektor perikanan dan pertanian.
“Saya berdiskusi dengan Gubernur untuk meminta arahan terkait peluang investasi yang dapat dikembangkan di Papua, terutama di bidang perikanan dan pertanian,” kata Philemon.
Baca Juga: Gubernur Papua Barat Belajar Sistem JakLingko, Legislator Golkar Ramly HI: Di Jakarta Justru Kacau
Menurutnya, selama dua hingga tiga tahun terakhir dirinya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah investor luar negeri untuk membangun berbagai fasilitas penunjang ekonomi di Papua.
Rencana investasi tersebut mencakup pengembangan perkebunan, pabrik pengolahan hasil pertanian, hingga pembangunan pelabuhan perikanan.
Ia menilai kedua sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan petani.
Philemon juga mengungkapkan investor yang saat ini sedang dijajaki berasal dari China dan tergabung dalam sebuah konsorsium perusahaan yang bergerak di berbagai sektor usaha.
“Investor yang sedang kami bangun komunikasi berasal dari China dan akan difokuskan pada pengembangan sektor perikanan dan pertanian,” katanya.
Dalam pembahasan tersebut, pengembangan sektor perikanan direncanakan dipusatkan terlebih dahulu di wilayah Provinsi Papua, khususnya Kota Jayapura. Namun, peluang pengembangan di daerah lain seperti Pulau Yapen juga terbuka untuk dipertimbangkan.
Sementara itu, untuk sektor pertanian, wilayah Jayapura dinilai memiliki ketersediaan lahan yang cukup luas sehingga berpotensi menjadi lokasi pengembangan usaha pertanian dalam skala besar.
Philemon mengatakan realisasi investasi tersebut masih bergantung pada proses negosiasi dengan pihak investor. Ia menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan rencana investasi berjalan sesuai kebutuhan pembangunan di Papua.
Pemerintah Provinsi Papua menyambut baik berbagai inisiatif yang dapat mendorong pengembangan sektor produktif serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




