Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Perkuat Mitigasi Bencana Melalui Beberapa Strategi Ini

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bergerak cepat memperkuat langkah mitigasi kebencanaan pasca insiden kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Jatiwaringin.
Langkah strategis ini diambil sebagai tindak lanjut langsung dari arahan Kementerian Lingkungan Hidup (LH) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa fokus utama pada masa transisi ini adalah memastikan proses pendinginan dan pembasahan di seluruh area TPA Jatiwaringin berjalan tanpa henti.
"Masa transisi ini kami diminta oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian LH dan BNPB, agar upaya pendinginan atau pembasahan di area TPA Jatiwaringin terus berlanjut," ujar Maesyal Rasyid, Senin (13/7/2026).
Baca Juga: JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk Crane Sebabkan Kemacetan Parah, Simak Rekayasa Lalinnya!
Strategi Pembasahan Total dan Pengawasan 24 Jam
Pemkab Tangerang menerapkan strategi penguatan mitigasi melalui proses cooling down (pendinginan) dan pembasahan intensif pada area landfill.
Langkah ini mencakup seluruh lapisan gunungan sampah. Beberapa strategi dan langkah tersebut antara lain:
Pembasahan Menyeluruh: Penyiraman dilakukan secara merata di level bawah, tengah, hingga atas gunungan sampah.
Siaga Personel Gabungan: Petugas dari BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan PDAM bersiaga penuh di lokasi.
Kesiapan Armada: Fasilitas pemadam kebakaran dan pasokan air dipastikan memadai untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
"Mulai hari ke-11 sampai saat ini, kami terus melaksanakan penyiraman, pendinginan, dan pembasahan," tambah Bupati.
Pembangunan Infrastruktur dan Akses Alat Berat
Untuk mempercepat respons pemadaman, Pemkab Tangerang merancang skema infrastruktur khusus di lahan pembuangan sampah tersebut.
DLH Kabupaten Tangerang telah menyiapkan beberapa unit toren atau tandon air besar berkapasitas 1.500, 2.000, hingga 5.000 liter di titik atas landfill.
Tandon-tandon ini ditempatkan di lokasi strategis agar mudah diakses oleh petugas.
Selain pasokan air, BPBD dikerahkan untuk membuka akses jalan baru menggunakan alat berat.
Fasilitas jalan ini dibuat agar armada pemadam kebakaran dapat menjangkau titik api atau asap yang masih terisolasi di tengah tumpukan sampah.
"Personel tetap stay di sini sampai benar-benar situasi kondisi pembasahan ini bisa terjaga dengan baik," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






