Jakarta

Harhubnas 2026 di Kabupaten Tangerang: Bupati Maesyal Rasyid Tegaskan Keselamatan Transportasi Harus Jadi Budaya

M Rahman Akurat | 21 September 2026, 18:40 WIB
Harhubnas 2026 di Kabupaten Tangerang: Bupati Maesyal Rasyid Tegaskan Keselamatan Transportasi Harus Jadi Budaya
Bupati Maesyal pimpin Harhubnas 2026 - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Kabupaten Tangerang.

Acara ini berlangsung khidmat di Lapangan Raden Aria Yudhanegara pada Senin, 21 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid membacakan amanat dari Menteri Perhubungan RI.

Baca Juga: Guru Indonesia Dibutuhkan di Perkebunan Sawit Malaysia, Ada 132 Formasi CLC 2026

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan transportasi tidak boleh hanya berhenti pada pemenuhan aturan dan kelengkapan administratif semata.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral, bukan hanya sekadar formalitas memenuhi kelengkapan administrasi semata, tapi harus menjadi budaya. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” tandas Bupati Maesyal Rasyid.

Transportasi sebagai Penggerak Ekonomi dan Konektivitas

Peringatan Harhubnas tahun 2026 ini mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.”

Menurut Bupati Maesyal, pesan ini sangat relevan dengan tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi saat ini yang menuntut konektivitas transportasi yang aman, tertib, dan lancar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fungsi transportasi jauh lebih luas daripada sekadar penyediaan kendaraan atau pembangunan infrastruktur fisik.

"Transportasi memiliki fungsi mulai dari menghubungkan masyarakat dengan sekolah dan fasilitas kesehatan, mempertemukan sentra produksi dengan pasar, hingga mendukung distribusi pangan dan menggerakkan perekonomian," ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-394, Ini Makna dan Filosofinya

Bupati Maesyal juga menekankan pentingnya keberanian untuk menghentikan operasi transportasi jika situasi dinilai tidak aman, sambil tetap cepat mencari alternatif agar mobilitas publik dan distribusi logistik tidak terputus.

Selain keselamatan, transformasi digital lewat pemanfaatan teknologi diharapkan mampu melahirkan pengawasan yang lebih transparan dan sistem logistik yang lebih tertib.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.