Jakarta

PPSU Harusnya Otomatis Tak Dikenakan Tarif saat Naik LRT Jabodetabek

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 25 Agustus 2023, 15:31 WIB
PPSU Harusnya Otomatis Tak Dikenakan Tarif saat Naik LRT Jabodetabek

AKURAT.CO - Pasukan pelangi, seperti Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) diharapkan bisa mendapat kemudahan dalam mengakses LRT Jabodebek.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono berharap, PPSU dapat menggunakan layanan LRT Jabodebek gratis, atau setidaknya mendapat potongan harga.

"Kan kalau dari PPSU otomatis kalau masuk di Penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (P3KS) dan desil 1 dan 2 PPSU, sudah dibiayai PSO (Kewajiban Pelayanan Publik) itu," kata Heru di Stasiun Jati Mulya, Jumat (25/08).

Baca Juga: Begini Fasilitas LRT Jabodetabek yang Pernah Dikoreksi Presiden Jokowi

Heru menilai, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) termasuk PPSU seharusnya sudah otomatis tak dikenakan tarif saat naik LRT.

"Sepertinya udah otomatis (gratis), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP)," imbuh dia.

Meski demikian, Heru mengungkapkan bahwa ia akan mengecek kembali aturan pastinya.

Baca Juga: Segera Diresmikan, Heru Budi Ajak Walikota hingga PPSU Jajal LRT Jabodebek

Sambungnya, jika belum diatur, ia berharap setidaknya pasukan orange diberikan diskon untuk naik LRT Jabodebek.

"Tapi saya mau cek dulu ya. Sepertinya sih iya (gratis)," ungkapnya.

"Nggak papa, (kalau tidak gratis) nanti kita berikan minimal diskon," sambung Heru.

Baca Juga: Segera Diresmikan, Heru Budi Ajak Walikota hingga PPSU Jajal LRT Jabodebek

Untuk diketahui, pasukan pelangi terdiri dari PJLP yang ada di bawah naungan beberapa dinas di Pemprov DKI Jakarta.

Diantaranya, baju orange untuk PPSU. Kemudian baju hijau untuk PJLP di bawah Dinas Taman dan Hutan Kota. Baju biru untuk PJLP di bawah Dinas Sumber Daya Air. Terakhir, Baju kuning untuk PJLP di bawah Dinas Bina Marga.

Kemudian terkait tarif LRT, menurut Keputusan Menhub Nomor 67 tahun 2023, besaran tarif LRT Jabodebek yakni Rp 5.000 untuk 1 km pertama dan Rp 700 untuk km selanjutnya.

LRT akan beroperasi komersil usai diresmikan Presiden Jokowi pada 28 Agustus mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.