Data PHK Pekerja di Jakarta Tertinggi, Heru Budi Akui Sudah Antisipasi Lewat APBD DKI

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya sudah mengatisipasi lonjakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di Jakarta.
Heru mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi terkait lonjakan tersebut melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2024 dan 2025.
"Nah ini di dalam postur tubuh APBD 2024 maupun 2025, kita sudah antisipasi sedikit terkait dengan kelambatan ekonomi," kata Heru di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2024).
Kemudian, ia mengatakan bahwa pihaknya bersama Dinas UMKM dan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta akan mengarahkan APBD DKI untuk mengatasi lonjakan PHK ini.
"Maka Dinas UMKM akan dengan Disnaker ini sudah bisa terlihat dipostur APBD mengarah ke sana, memberikan edukasi memberikan kesempatan kepada mereka agar mereka bisa bekerja mandiri," jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa lonjakan ini akan terus terbuka setiap hari karena jumlah penduduknya yang bisa bertambah terus.
"Itu lonjakan PHK ini kan Jakarta penduduknya terbuka setiap hari ada, namun DKI Jakarta kalau dilihat sementara waktu memang ada PHK," katanya.
Sebelumnya, Dilansir dari data Kementerian Ketenagakerjaan, Minggu (4/8/2024), terdapat 32.064 orang tenaga kerja Indonesia yang ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) pada periode Januari-Juni 2024.
Dalam data tersebut, tenaga kerja ter-PHK paling banyak terdapat di Provinsi DKI Jakarta mencapai 7.469 pekerja atau sekitar 23,29 persen dari jumlah keseluruhan kasus yang dilaporkan.
Heru pun mengakui bahwa berdasarkan data tersebut, jumlah PHK pekerja di Jakarta memang tinggi, namun tidak semuanya murni merupakan warga asli Jakarta.
"Gini, berdasarkan data memang PHK tinggi. Berdasarkan data yang ada, tidak murni itu adalah warga Jakarta yang sudah lama tinggal," kata Heru di Gedung PKK Melati Jaya, Pasar Pramuka, Senin (5/8/2024). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





